Berita Foto Hiburan

Mahasiswi Universitas Teknokrat Indonesia Dinda Indah Jelita Nikmati Kuliner Makassar, Dari Coto sampai Jalangkote

Mahasiswi Universitas Teknokrat Indonesia Dinda Indah Jelita Nikmati Kuliner Makassar, Dari Coto sampai Jalangkote

Dinda Indah Jelita. | Dokumentasi

Dinda Indah Jelita. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Makassar – Dinda Indah Jelita kesampaian juga mencicipi beberapa kuliner khas di Makassar. Mahasiswi Universitas Teknokrat Indonesia ini tadi malam berkesempatan mengunjungi restoran yang menawarkan beragam kuliner khas kota berjuluk Angin Mamiri ini.

Para dosen pengampu Model Nusantara di Universitas Fajar Makassar yang mengajak ia dan teman-teman peserta pertukaran mahasiswa merdeka (PMM) menikmati kuliner itu.

Dinda selama satu semester ke depan memang sedang menjalani PMM di Universitas Fajar, Makassar. Kepada wartalampung.id, Dinda bercerita banyak soal pengalaman menikmati kuliner Makassar.

Yang paling terkesan, kata dia, restorannya bagus, bersih, dan pelayanannya ramah. Semua mahasiswa PMM disambut hangat persis di depan pintu restoran.

“Terus yang bikin menarik pelayannya pakai baju adat,” kata dia kepada wartalampung.id hari ini lewat percakapan media sosial.

Rumah Makan Kampung Kuliner Makassar ini ada dua lantai. Khusus lantai dua tadi malam memang dipesan khusus untuk semua mahasiswa PMM.

Para dosen bahkan meminta koki restoran ini untuk memberikan penjelasan soal makanan khas kota ini kepada para mahasiswa.

“Sebelum makan, kami dijelaskan dulu makanan-makanan yang ada di depan. Ada juga sesi tanya jawab buat kami yang ingin tahu lebih dalam tentang kuliner yang ada di Makassar,” kata Dinda.

Tadi malam Dinda dan teman-temannya menyantap coto makassar, palu basah, ikan woku, sop sodar, sop ubi, mie titi, dan beberapa camilan penutup lainnya.

Kata Dinda, camilan penutup rada sama dengan yang di Lampung. Hanya saja namanya berbeda.

“Kalau di Lampung kita sebut pastel, tapi di Makassar namanya jalangkote,” kata dia.

Soal coto makassar, Dinda juga punya catatan khusus. Kata mahasiswi cantik ini, coto makassar ini kuahnya kental banget. Kata dia, terasa betul bumbu khasnya orang Makassar dan di dalamnya itu isinya daging, jeroan, dan tetelan kemudian ditaburi daun bawang dan bawang goreng.

“Tidak lupa ada perasan jeruk nipis. Apa pun makanannya, kalau di Makassar, selalu pakai perasan jeruk nipis,” ujar Dinda.

Orang Makassar, kata dia, umumnya saat makan coto ini ditambahkan ketupat mini, kacang, kerupuk, dan peyek. Di meja juga disediakan sambal kacang.

Pokoknya maknyus ya, Dinda. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda