Ajeng Dwi Pangestu. | Bhazair Ayuningtyas

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) Ajeng Dwi Pangestu membagikan kisah inspiratifnya yang menjadikan hobi sebagai peluang bisnis.
Ajeng adalah mahasiswi semester VII Program Studi (Prodi) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). Ia berasal dari Jambi dan saat ini aktif melakoni hobi merajutnya.
Ajeng mengatakan, pekerjaan yang ia tekuni ini merupakan hobi sekaligus mengisi waktu luangnya.
“Awalnya mengisi waktu luang saja karena memang aku mulai bisnis ini dari sejak covid. Berhubung bosan, aku putuskan merajut,” tutur Ajeng kemarin kepada wartalampung.id.
Adapun hasil rajutan yang Ajeng jual ialah seperti gantungan kunci berbentuk hewan, bunga, makanan, ataupun karakter yang ada di anime.
Tidak hanya itu, Ajeng mengatakan omzet yang ia dapat dalam waktu sebulan kisaran Rp100 ribu-Rp200 ribu.
“Aku masih merintis,” katanya.
“Untuk pembeli sendiri rata-rata teman-teman kuliah. Ada yang dari kampus lain karena rekomendasi temannya. Omsztnya alhamdulillah dalam waktu sebulan bisa dipakai buat uang saku, karena memang lingkup jualannya juga masih kecil dan merintis,” ucapnya.
Ajeng juga berharap agar bisnis rajutannya ini dapat berkembang lebih besar lagi dan dapat dikenal lebih luas lagi.
Selain itu, ia juga mempunyai keinginan untuk membuka workshop belajar cara merajut dan orang-orang lebih menghargai para perajut ataupun seniman lainnya. [Bhazair Ayuningtyas]

Tinggalkan Komentar Anda