Nusantara

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila Presentasikan Penelitian di Konferensi Internasional CIF 2025

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila Presentasikan Penelitian di Konferensi Internasional CIF 2025

Alvina Zahra dan Amelia Khoirunisa. | Dandy HR

Wartalampung.id, Jakarta — Dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila, Alvina Zahra dan Amelia Khoirunisa, berhasil mempresentasikan hasil penelitian mereka dalam Conférence Internationale sur le Français (CIF) 2025 yang digelar pada Sabtu, 8 November 2025 di Auditorium Latief Hendraningrat, Universitas Negeri Jakarta.

Keduanya tampil dalam sesi paralel bertajuk Salle Honoré de Balzac lantai 9 Gedung Dewi Sartika, sekaligus mewakili Unila di forum akademik internasional tersebut.

Penelitian yang mereka angkat berjudul “Pemanfaatan Resep Masakan Prancis sebagai Media Otentik dalam Pembelajaran Gramatika Bahasa Prancis untuk Peserta Didik FLE”.

Penelitian ini menawarkan pendekatan inovatif dalam pembelajaran Bahasa Prancis sebagai Bahasa Asing dengan memanfaatkan resep masakan otentik sebagai media untuk meningkatkan kemampuan gramatikal siswa.

“Kami ingin membuat pembelajaran gramatika terasa lebih konkret, menarik, dan relevan dengan konteks budaya bahasa Prancis. Media resep ini membantu siswa memahami struktur bahasa secara alami, sambil mengenal budaya kuliner Prancis,” jelas Alvina kepada wartalampung.id hari ini.

Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen One-Group Pretest-Posttest pada 34 siswa kelas XI di SMA Negeri 16 Bandar Lampung dengan tingkat kemampuan A1.

Analisis data menggunakan N-Gain Score menunjukkan adanya peningkatan kemampuan gramatikal siswa setelah pembelajaran menggunakan media resep.

Dalam forum CIF 2025, keduanya mendapatkan apresiasi positif dari audiens dan peneliti lain. Beberapa peserta menyampaikan ketertarikan untuk mengembangkan penelitian serupa di institusi mereka.

Ada pula saran untuk memperluas sampel atau membandingkan media otentik lain dalam pembelajaran bahasa asing.

Bagi Alvina, pengalaman tampil di forum internasional ini menjadi momentum penting dalam perjalanan akademiknya.

“Ini pengalaman berharga dan sangat membanggakan. Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa Unila mampu berkarya dan bersaing di tingkat internasional. Semoga ini menjadi motivasi bagi teman-teman untuk tidak takut meneliti dan berbicara di forum ilmiah,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan pesan untuk mahasiswa lain agar berani mengambil peluang akademik.

Alvina berharap Keikutsertaan mahasiswa Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila dalam CIF 2025 ini dapat memperkuat eksistensi prodi di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus mendorong budaya penelitian dan inovasi pembelajaran berkelanjutan di lingkungan kampus. [Dandy HR]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda