Bandar Lampung

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila Michelle Sasha Sidabalok Gaungkan Pentingnya Perencanaan Masa Depan

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila Michelle Sasha Sidabalok Gaungkan Pentingnya Perencanaan Masa Depan

Michelle Sasha Sidabalok

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Prancis Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) angkatan 2024, Michelle Sasha Sidabalok, menjadi narasumber dalam siaran langsung Instagram Thick Talk, Rabu (15/7/2026) yang lalu.

Acara yang dipandu oleh Moreno Setiawan (Juara 2 Duta Genre UM Metro 2026) sebagai moderator ini mengusung tema “Generasi Emas Tanpa NAPZA: Kenali Bahayanya dan Selamatkan Masa Depan”, disiarkan melalui akun @pikrpilarumm mulai pukul 19.30 WIB.

Sasha, yang merupakan Juara 3 Duta Genre Putri Provinsi Lampung 2025 sekaligus Duta Genre Unila 2025, menyampaikan alasan utamanya aktif menyuarakan bahaya NAPZA bagi remaja.

“NAPZA bukan cuma masalah hukum atau medis, tapi perampasan masa depan secara sistematis. Saat remaja terjerat, seluruh rencana hidupnya rusak. Menjaga diri dari NAPZA adalah cara kita memegang kendali atas hidup sendiri,” tegas Sasha kepada wartalampung.id via WhatsApp.

Menurutnya, remaja rentan terjerat karena masih berada pada masa transisi penguasaan life skills dan pencarian identitas sosial.

Tanpa kecakapan hidup yang matang, remaja mudah mengambil keputusan impulsif. Faktor pendorong utamanya adalah pelarian (escapism) dari tekanan akademis, keluarga, maupun masalah mental.

Terkait dengan pergaulan, mahasiswi FKIP Unila ini menyoroti kuatnya tekanan teman sebaya (peer pressure).

“Takut disisihkan teman itu nyata. Di sinilah pentingnya sikap tegas (assertiveness) untuk berani bilang ‘tidak’,” ujarnya.

Sasha juga menepis anggapan bahwa NAPZA dapat mendongkrak kreativitas. Ia menegaskan bahwa karya hebat hanya lahir dari kesadaran penuh, fokus, dan kedisiplinan.

“Saya berharap acara ini tidak sekadar wacana. Semoga remaja makin kritis memilih pertemanan, bijak mengelola stres, dan berani bilang no to NAPZA demi mewujudkan Generasi yang sehat, cerdas dan ceria, Salam Genre,” pungkasnya. [Putu Suati Kartika Dewi]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda