Mahasiswa KKN Unila di Way Kanan kelola limbah organik jadi kompos. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Blambangan Umpu – Mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) dari Universitas Lampung (Unila) melaksanakan lokakarya pengolahan limbah organik daun kering menjadi pupuk kompos. Kegiatan ini berlangsung di Desa Bukit Gemuruh, Way Kanan, Kamis, 11/1/2024.
Dengan tema utama pengelolaan limbah organik, lokakarya tersebut memberikan wawasan praktis kepada warga Desa Bukit Gemuruh tentang cara mengolah daun kering menjadi pupuk kompos yang berguna untuk tanaman.
Kegiatan ini dihadiri oleh 30 orang peserta dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk aparatur kampung, remaja, dan juga masyarakat umum.
Selain membantu mengatasi masalah limbah organik, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya memperlakukan limbah dengan cara yang bertanggung jawab.
Mahasiswa KKN Unila berperan sebagai fasilitator, memberikan pengetahuan teknis dan panduan praktis kepada peserta.
Melalui sesi diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung, masyarakat setempat diajak untuk terlibat aktif dalam proses pengolahan limbah, dari pemilihan bahan hingga tahap produksi pupuk kompos yang berkualitas.
Humas KKN Unila Desa Bukit Gemuruh, Putri Aryanti Fadillah, menjelaskan, tujuan utama dari kegiatan ini adalah menciptakan kesadaran akan potensi positif yang dimiliki oleh limbah organik jika dikelola dengan bijak.
“Kami berharap agar masyarakat dapat melihat limbah bukan sebagai masalah, tetapi sebagai sumber daya yang dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Selain memberikan manfaat langsung kepada warga, workshop ini juga menjadi ajang untuk membuka diskusi tentang konsep pengelolaan limbah berkelanjutan dan pengurangan dampak negatif terhadap lingkungan.
Para peserta diajak untuk berpikir kreatif dalam mencari solusi lokal untuk masalah lingkungan, sekaligus meningkatkan kapasitas mereka dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan.
Tauzi, Kepala Kampung Bukit Gemuruh, menyambut positif kegiatan sosialisasi ini. Ia berharap agar dapat memberikan pengetahuan tambahan kepada masyarakat setempat.
Lokakarya pengolahan limbah organik menjadi pupuk kompos di Desa Bukit Gemuruh tidak hanya menjadi langkah konkret menuju lingkungan yang lebih bersih dan sehat, tetapi juga menciptakan ikatan yang erat antara mahasiswa KKN Unila dan masyarakat setempat.
Semangat kolaboratif ini diharapkan dapat menjadi landasan untuk inisiatif-inisiatif serupa di masa depan, membawa dampak positif yang lebih luas bagi komunitas dan lingkungan sekitar. []

Tinggalkan Komentar Anda