Mahasiswa KKN Buay Bahuga. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Buay Bahuga – Mahasiswa kuliah kerja nyata Universitas Lampung (KKN Unila) yang berada di Desa Sri Tunggal, Kecamatan Buay Bahuga, Way Kanan, mengadakan sosialisasi pendidikan seksual sebagai upaya pencegahan pelecehan seksual. Acara diadakan di MIN 4 Sri Tunggal, Buay Bahuga, Selasa, 30/1/2024.
Rizqy Hadi Saputra, anggota KKN di Desa Sri Tunggal, yang juga pemateri, mengatakan, di Indonesia, pendidikan seks masih dianggap tabu.
Ia mengatakan, kerabat terdekat seharusnya menjadi tempat pertama dan utama bagi anak untuk belajar terkait pendidikan seks.
Kata dia, pendidikan seks di sini bertujuan untuk mengenalkan anak terhadap bagian-bagian tubuhnya yang tidak boleh disentuh orang lain dan mengajarkan anak untuk berani mengambil tindakan atas hal yang terjadi pada dirinya.
Rizky berujar, dampak yang dapat terjadi pada anak yang mengalami kekerasan atau pelecehan seksual adalah kecemasan, perilaku agresif, paranoid, gangguan stres pascatrauma, depresi, gangguan disasosiatif, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, tertular penyakit kelamin, perilaku seksual menyimpang, ketakutan pada figur tertentu, dan lainnya.
Ia berharap remaja ke depan bisa lebih berhati-hati dan sadar akan pentingnya menjaga diri terhadap pelecehan seksual.
Branden Jaya Tivantara, koordinator KKN Desa Sri Tunggal, berharap acara ini mampu memberikan edukasi memadai kepada semua peserta.
Kepala MIN 4 Desa Sri Tunggal berharap kegiatan ini langkah awal untuk berhati-hati terhadap orang sekitar yang tidak dikenal dan menumbuhkan rasa waspada.
KKN sendiri merupakan instrumen mahasiswa untuk mengimplementasikan dan mengolaborasikan poin yang terdapat pada tridharma perguruan tinggi: pendidikan dan pengajaran; penelitian dan pengembangan; dan pengabdian kepada masyarakat. []

Tinggalkan Komentar Anda