Mahasiswa KKN Unila sosialisasikan motif dan tarian Desa Banjar Agung, Jatiagung, Lamsel. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Jatiagung – Sebanyak sembilan orang mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) melakukan sosialisasi motif dan tarian khas Desa Banjar Agung, Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan, 1 Februari 2024 lalu.
Sembilan mahasiswa ini adalah Ekin Pujanta Perangin Angin, Rizki Atmoko Dwinata, Ayu Setiawati, Alna Tarisa Desisfa, Aindhya Awliana Rizqi, Haya Lutfia Amani, Rumaisa Hidayani, Putri Abelia Azahara, dan Mey Krisdianty.
Acara yang dimulai pukul 08.00-10.00 WIB ini digelar di balai desa.
Salah satu perwakilan mahasiswa KKN, Ekin Pujangga, mengungkapkan, Desa Banjar Agung belum memiliki ciri khas tersendiri.
“Motifnya kami beri nama Jung Ngepas dan tariannya Tari Pekhanggum. Di mana jung merupakan simbol dari motif-motif tapis Lampung dan ngepas sendiri berarti mengipas. Kami mengambil makna kipas terbuka yang kami korelasikan ke dalam sifat masyarakat desa terutama keramahtamahan dan kerukunannya,” kata dia.
Ekin Pujangga juga menambahkan tarian dan motif ini ini dibuat berdasarkan riset yang mereka amati dari kabupaten dan desa juga sifat warga sekitar.
“Proses pembuatan ini kami siapkan sejak 25 hari sebelum diluncurkan. Terhitung sejak kami KKN di desa ini,” kata dia.
Dia berharap, motif dan tarian ini menjadi salah satu kontribusi nyata bagi mahasiswa Unila kepada masyarakat sekitar.
“Adanya motif dan tarian ini semoga menjadikan Desa Banjar Agung lebih banyak dikenal masyarakat luas baik lokal maupun nasional sehingga mereka sadar budaya dan tidak menghilangkan jejak tradisinya,” pungkasnya. [Jamilah]

Tinggalkan Komentar Anda