Berita Foto Ruwajurai Lampung Selatan

Mahasiswa KKN Unila Bikin Pojok Baca Desa Sukanegara Tanjungbintang Lamsel

Mahasiswa KKN Unila Bikin Pojok Baca Desa Sukanegara Tanjungbintang Lamsel

Pojok Baca inisasi mahasiswa KKN Unila di Desa Sukanegara, Tanjungbintang, Lamsel. | Dokumentasi

Pojok Baca inisasi mahasiswa KKN Unila di Desa Sukanegara, Tanjungbintang, Lamsel. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Tanjungbintang – Sebuah langkah baru telah dilakukan oleh kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) periode I 2024 di Desa Sukanegara, Kecamatan Tanjungbintang, Kabupaten Lampung Selatan.

Langkah ini untuk meningkatkan minat baca dan literasi di kalangan siswa SD dengan melaksanakan program pojok baca.

Fokus utama dari program ini adalah meningkatkan tingkat literasi anak-anak dan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan membaca mereka.

Sebelum dilaksanakan, Tamara Januardina Manik dan Rahma Dwi Pratiwi, penanggung jawab progja, meminta izin kepada kepala sekolah untuk melakukan sosialisasi progja Pojok Baca di SDN 1 Sukanegara.

Mahasiswa diberi izin dan disambut dengan baik oleh kepala sekolah. Fitri, kepala sekolah, memberikan ruang kepada mahasiswa KKN untuk melaksanakan pojok baca di ruang baca yang ada di sekolah.

Kegiatan ini mulai dilaksanakan di ruang baca SDN 1 Sukanegara pada tanggal 25 Januari hingga 2 Februari 2024 setiap hari Kamis dan Jumat pukul 14.00-15.30 WIB.

Pojok Baca tidak hanya membaca koleksi buku terbaru, tetapi juga merancang berbagai kegiatan menarik yang langsung melibatkan siswa, seperti membuat kerajinan tangan dari kertas origami.

Mahasiswa KKN memberikan perhatian khusus pada keberagaman buku agar sesuai dengan minat baca siswa, dengan tujuan memenuhi minat baca yang beragam di kalangan siswa.

Selain itu, melalui interaksi langsung, mahasiswa KKN memberikan pembinaan kepada siswa untuk lebih memahami dan menyukai literasi.

Pojok Baca bukan hanya tempat untuk membaca, melainkan juga menjadi tempat di mana semangat literasi tumbuh dan berkembang.

Keberhasilan program ini diukur tidak hanya dari partisipasi siswa, tetapi juga dari perubahan positif dalam minat baca dan pemahaman literasi siswa. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda