Luna dan Arif. | Azzahra Liudza

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Pameran sastra karya yang diinisiasi Komunitas Penulis Muda Lampung (KPML) menuai berbagai tanggapan dari para pengunjung yang hadir.
Pameran yang digelar selama empat hari berturut-turut sejak 26–29 September 2024 di Gedung Pameran Budaya Provinsi Lampung ini menyajikan banyak karya sastra bagi para pengunjung.
Adapun karya-karya yang ditampilkan seperti lukisan, fotografi, 130 puisi terbaik, eksplorasi karya dimensi kertas, pohon harapan, dan penampilan puisi spesial dengan tajuk “Di Atas Kuburmu di Kamar Sepiku” karya Isbedy Stiawan ZS.
Renita Juliata, salah satu pengunjung, mengatakan alasannya menghadiri pameran ini.
“Karena menurut saya, pameran sastra ini sangat mengedukasi kita agar tidak melupakan karya-karya sastra dan juga mengedukasi masyarakat tentang, apa itu karya sastra,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan akan kegemarannya membaca buku. Renita beranggapan, pameran ini sangat keren dan sangat menginspirasi dirinya untuk bisa belajar menulis karya-karya sastra yang indah.
Selain itu, Luna, pelajar SMAN 16 Bandar Lampung, mengungkapkan banyak sekali spot foto yang menarik dan karya-karya yang luar biasa.
“Kita bisa mengeksplorasi tentang karya sastra di sini, banyak sekali karya yang menarik. Spot foto di sini juga keren-keren, saya suka,” ujarnya.
Tidak hanya itu, Alif, pelajar SMAN 16 Bandar Lampung, juga mengungkapkan bahwa dirinya dan Luna sangat menyukai karya sastra puisi yang ditulis oleh Tere Liye.
Mereka beranggapan, pameran sastra seperti ini wajib dilestarikan agar generasi muda senantiasa mengenal apa saja karya sastra. [Azzahra Liudza]

Tinggalkan Komentar Anda