Peserta hadrah. | Bhazair Ayuningtyas

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Perlombaan hadrah murni turut memeriahkan Festival Pesantren (Festren) ke-8 Ma’had al-Jamiah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung.
Festival diadakan sejak kemarin sampai dengan hari ini.
Acara ini diikuti oleh 570 peserta dari 65 kontingen SMA sederajat yang terdiri dari cabang beberapa perlombaan di antaranya
1. Lomba tahfiz juz 29—30 diikuti 55 peserta
2. Lomba kaligrafi diikuti 40 peserta
3. Lomba pidato bahasa Arab diikuti 54 peserta
4. Lomba video kreatif diikuti 20 peserta
5. Lomba syarhil Quran diikuti 75 peserta
6. Lomba tari kreasi Lampung diikuti oleh 114 peserta
7. Hadrah diikuti 212 peserta
Salah satu cabang perlombaan yang dilaksanakan kemarin ialah hadrah murni. Acara diadakan di halaman mahad setempat.
Peserta dari Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMAIT) Baitul Jannah, Bandar Lampung, Fahru Hidayatullah dan Rasya Tangguh Al-Ghifari, memberikan tanggapannya terkait perlombaan ini.
“Kami latihan dua sampai tiga minggu,” kata Fahru.
Fahru menambahkan, festival kali ini sangat meriah dan bagus. Dia takjub saat melihat pembukaan acara ini.
Fahru dan Rasya juga berharap Festren ke depan lebih baik. Mereka mengakui saat tampil, sempat mengalami beberapa kendala.
Peserta lain dari dari Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hikmah, Muhammad Fathan Mubarok, menjelaskan persiapan timnya pada perlombaan ini.
“Kami latihan selama satu minggu penuh. Untuk persiapan, kami menyiapkan alat hadrah empat, pada lomba ini tim kami tidak memakai darbuka karena kurang pemain,” jelasnya.
Ia berharap timnya dapat menjadi yang terbaik walaupun bukan yang pemenang. Sebab, guru Ponpes Al Hikmah berpesan, menang itu tidak penting, dikenang itu lebih penting. [Bhazair Ayuningtyas]

Tinggalkan Komentar Anda