Nusantara

Last Dance di Semester Akhir, Rafif Melaju ke Semifinal Olimpiade Bahasa Prancis 2026

Last Dance di Semester Akhir, Rafif Melaju ke Semifinal Olimpiade Bahasa Prancis 2026

Muhammad Rafif Indharto

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Olimpiade Bahasa Prancis (OBP) 2026 kembali digelar oleh Institut Français Indonésie (IFI). Ajang ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Peserta berkompetisi dalam bidang bahasa Prancis.
Mereka juga diuji dalam pemahaman budaya francophone. Kompetisi ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan bahasa dan wawasan budaya.
Salah satu peserta yang berhasil melaju ke babak semifinal adalah Muhammad Rafif Indharto. Ia merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis Unila.
Rafif berhasil melewati babak pertama OBP 2026. Ia kemudian berhak melanjutkan perjuangan ke babak semifinal, kamis (10/9).
Keikutsertaan Rafif dalam kompetisi ini memiliki makna tersendiri. Sebab, dirinya kini sudah berada di semester akhir.
Rafif menyebut OBP 2026 bisa menjadi perlombaan terakhir yang diikutinya sebagai mahasiswa. Karena itu, ia ingin memberikan penampilan terbaik.
“Karena udah semester akhir, jadi pengen ngasih last dance buat diri sendiri dan prodi,” ujar Rafif.
Untuk menghadapi kompetisi, Rafif melakukan persiapan dengan banyak membaca teks berbahasa Prancis. Ia juga berusaha memahami budaya francophone.
Persiapan tersebut dilakukan semampunya. Rafif mengaku tidak memberikan tekanan berlebih kepada dirinya.
“Lakuin sebisa aja,” katanya.
Mengikuti kompetisi bahasa bukan hal baru bagi Rafif. Ia sebelumnya pernah mengikuti olimpiade berbahasa.
Ia juga pernah mengikuti olimpiade sains. Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam menghadapi kompetisi.
Meski telah melaju ke semifinal, Rafif tetap berusaha menikmati proses. Ia tidak menjadikan kemenangan sebagai tekanan.
“Gak ada tekanan, cuma pengen usaha sebaik mungkin aja,” katanya.
Rafif ingin menjadikan OBP 2026 sebagai last dance yang berkesan. Ia ingin memberikan kemampuan terbaik hingga kompetisi berakhir. [Helen Meldiana]
Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda