Berita Foto Tanggamus

Lamban Baca Laksana Kemah Literasi, Tri Sujarwo-Fitri Restiana Narasumber, 6 Penulis Dapat Uang Pembinaan Rp2 Juta

Lamban Baca Laksana Kemah Literasi, Tri Sujarwo-Fitri Restiana Narasumber, 6 Penulis Dapat Uang Pembinaan Rp2 Juta

Kemah Literasi Lamban Baca Laksana pimpinan Listian Utama. | Dokumentasi

Kemah Literasi Lamban Baca Laksana pimpinan Listian Utama. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Kotaagung – Lamban Baca Laksana melaksanakan kegiatan Kemah Literasi pada Sabtu-Minggu, 12-13 Oktober 2024, di Vila Voda Tanggamus.

Kegiatan yang mengusung tema “Gema literasi dari Tanggamus untuk negeri” ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan literasi di masyarakat. Sejauh ini masyarakat mengenal literasi hanya sebatas kegiatan membaca dan menulis saja.

Namun di sini para peserta bisa mendapatkan pengalaman baru yang lebih inovatif dalam memperkenalkan literasi.

Kegiatan yang merupakan rangkaian agenda Pekan Ceria Literasi Daerah (Persida) ini menghadirkan narasumber yang berpengalaman seperti Tri Sujarwo dari Kampung Dongeng Kota Metro di hari pertama, dan penulis cerita anak Fitri Restiana di hari kedua.

Peserta begitu antusias baik dalam materi mendongeng maupun materi menulis cerita anak. Di sini peserta juga melakukan praktik langsung yang di mentori oleh pemateri sehingga mereka bisa langsung memahaminya.

Selain itu, panitia juga mengajak peserta untuk berolahraga, permainan edukasi, dan kegiatan api unggun.

Listian Utama, Ketua Lamban Baca Laksana dalam rilis mengatakan, kegiatan literasi yang dikemas dengan konsep perkemahan ini bertujuan agar peserta mendapatkan pengalaman baru tentang literasi dan bisa menyatu dengan alam.

Apalagi perkemahan yang dilaksanakan di Villa Voda Tanggamus ini memang memiliki sarana yang memadai dan alam yang asri sehingga bisa menmabah semangat dari para peserta.

Kegiatan ini dibuka Sekretaris Dinas Perpustakaan dna Kearsipan Daerah Kabupaten Tanggamus Johan Wahyudi pada Sabtu, dan ditutup perwakilan Kantor Bahasa Provinsi Lampung Yudo Suryo Hapsoro.

Listian juga mengatakan, kegiatan ini dibiayai oleh bantuan pemerintah Badan Pusat Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dan Sastra Kemendikbud RI sehingga para peserta tidak dipungut biaya apa pun selama kegiatan.

Peserta yang hadir merupakan 40 penulis terpilih dari naskah yang mereka kirimkan dari sayembara yang digelar oleh Lamban Baca Laksana sejak 11 September 2024.

Dari para peserta yang mengikuti kegiatan ini juga dipilih 6 orang penulis naskah terbaik yang mendapatkan uang pembinaan dengan total Rp2 juta.

Kegiatan ini diharapkan bisa memberikan dampak positif baik dari lingkup keluarga, lingkungan, maupun sekolah bagi peserta yang berstatus sebagai pelajar. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda