Sekar Kinasih
WARTALAMPUNG.ID, BANDAR LAMPUNG — Kisah inspiratif kembali datang dari alumnus Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) kampus terbaik di Lampung.
Sekar Kinasih, alumnus program studi Sastra Inggris Universitas Teknokrat Indonesia, kini sukses meniti karier di dunia perbankan dengan bekerja di PT Bank Syariah Indonesia (BSI).
Keberhasilan ini tidak lepas dari gemblengan akademik dan karakter yang ia terima selama berkuliah di Kampus Hijau Sang Juara tersebut.
Kuliah di AS
Saat masih berstatus mahasiswa, Sekar mengukir prestasi internasional dengan lolos sebagai peserta Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) Academic Fellowship di University of Nebraska Omaha, Amerika Serikat.
Program bergengsi yang diinisiasi oleh U.S. Department of State ini diakuinya menjadi titik balik yang sangat bermanfaat bagi pengembangan dirinya.
“Selama kuliah di Teknokrat, saya bukan cuma belajar tentang akademik. Saya juga belajar buat lebih disiplin, lebih percaya diri, dan lebih ngerti proses,” ungkap Sekar saat mengenang masa-masa kuliahnya.
Perjalanan Sekar tidak selalu mulus. Ia mengaku sempat melewati fase lelah karena harus menyeimbangkan antara tugas kuliah yang menumpuk dan aktif di organisasi kampus.
Namun, tantangan itulah yang justru membentuk mentalitas kepemimpinannya.
“Ada banyak momen capek, tugas numpuk, harus organisasi juga. Tapi dari situ saya belajar buat tetap jalan dan berkembang. Buat saya, Teknokrat bukan cuma tempat belajar, tapi juga tempat bertumbuh,” tambahnya.
Pengalaman matang selama aktif di organisasi kampus dan program internasional terbukti menjadi modal berharga bagi Sekar saat memasuki lingkungan profesional formal di PT Bank Syariah Indonesia.
Keterampilan nonakademis (soft skills) yang ia asah di UTI membantunya beradaptasi dengan cepat.
“Pengalaman selama kuliah membantu saya saat mulai masuk dunia kerja di PT Bank Syariah Indonesia. Saya jadi lebih paham bagaimana beradaptasi, bekerja dalam tim, dan menghadapi lingkungan kerja dengan baik,” jelas Sekar.
Di akhir ceritanya, Sekar menyampaikan harapan besar untuk almamater tercinta agar terus maju dan konsisten melahirkan generasi penerus yang unggul secara intelektual maupun moral.
“Semoga Universitas Teknokrat terus maju dan semakin banyak melahirkan mahasiswa yang keren. Bukan cuma dalam prestasi, tapi juga dalam sikap dan cara membawa diri,” pungkasnya.
Sebelumnya pernah diberitakan, Sekar Kinasih, mahasiswi Universitas Teknokrat Indonesia, berhasil lolos dalam program pertukaran pemuda internasional program Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) Academic Fellowship Program yang diselenggarakan oleh U.S. Bureau of Education and Cultural Affairs, The U.S. Department of State.
Sekar berangkat pada 1 April-6 Mei 2023 (spring) bersama rekan-rekan lainnya dari Indonesia dan Asia Tenggara. Selama kurang lebih satu bulan, Sekar mengikuti serangkaian workshop dan pelatihan di University of Nebraska, Omaha, Amerika Serikat.
Beasiswa Akademik YSEALI adalah program akademik intensif jangka pendek yang bertujuan untuk memberikan kelompok pemimpin muda pemahaman yang lebih dalam tentang Amerika Serikat dan tema tertentu, sekaligus meningkatkan keterampilan kepemimpinan mereka.
Beasiswa akan fokus pada salah satu dari tiga tema: keterlibatan masyarakat, masalah lingkungan, dan kewirausahaan sosial, serta pembangunan ekonomi.
Keberhasilan Sekar menembus dunia kerja profesional usai mengukir prestasi internasional mendapat apresiasi tinggi dari manajemen kampus.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyampaikan rasa bangga atas pencapaian luar biasa yang ditunjukkan oleh Sekar Kinasih.
Menurut Mahathir, capaian Sekar merupakan bukti nyata bahwa standardisasi mutu pendidikan dan ekosistem pembentukan karakter (growth mindset) di Universitas Teknokrat Indonesia berjalan dengan sangat baik. Karakter tangguh tersebut berhasil melahirkan lulusan yang siap bersaing, adaptif, serta mampu memimpin di berbagai sektor industri.
Menurut Mahathir, capaian Sekar merupakan wujud nyata kontribusi kampus dalam mendukung pemenuhan tiga target global pembangunan berkelanjutan:
- SDG Poin 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education)
UTI sukses menyelenggarakan pendidikan inklusif dan bermutu tinggi yang membekali mahasiswa dengan keahlian relevan, baik akademik maupun pembentukan karakter (soft skills). - SDG Poin 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth)
Kurikulum berbasis kebutuhan industri di UTI berhasil mencetak lulusan siap kerja yang berdaya saing global, terbukti dengan keberhasilan Sekar menembus industri perbankan nasional seperti BSI. - SDG Poin 5: Kesetaraan Gender (Gender Equality)
Pencapaian Sekar di kancah internasional dan dunia profesional menunjukkan komitmen UTI dalam memberikan hak, peluang, dan akses pendidikan yang setara bagi seluruh mahasiswi untuk menjadi pemimpin masa depan.
“Komitmen berbasis SDGs ini juga yang membawa UTI meraih pengakuan internasional sebagai Peringkat 1 Dunia dalam kategori SDG and ESG-Based Responses to Global Challenges pada pemeringkatan WURI,” ujar Mahathir.
Mahathir mengajak lulusan SMA sedrerajat melanjutkan pendidikan tinggi di Teknokrat dengan mengklik spmb.teknokrat.ac.id. []

Tinggalkan Komentar Anda