Berita Foto

Ketua Badan Pengelola Masjid Al-Hijrah Kota Baru Nasrullah Yusuf Bagikan Bingkisan dan Tunjangan Hari Raya untuk Para Pekerja

Ketua Badan Pengelola Masjid Al-Hijrah Kota Baru Nasrullah Yusuf Bagikan Bingkisan dan Tunjangan Hari Raya untuk Para Pekerja

Wartalampung.id, Kota Baru – Pelaksanaan salat Idulfitri perdana di Masjid Al-Hijrah, kawasan Kota Baru, Lampung Selatan, ditutup dengan aksi sosial yang menyentuh hati.

Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE., MBA., Rektor Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) Kampus Terbaik di Lampung yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pengelola Masjid Al-Hijrah, menyerahkan bingkisan dan tunjangan hari raya (THR) para pekerja di masjid ini. Pendistribusian bingkisan dan THR juga sudah dilakukan sebelum Lebaran.

Masjid Al Hijrah terus dalam pembangunan yang pengelolaannya diserahkan kepada sebuah badan pengelola yang dipimpin Nasrullah Yusuf.

Dalam sambutannya, Nasrullah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas partisipasi aktif para pakerja selama ini. Sebab, mereka yang membantu meneruskan pembangunan masjid sehingga makin progresnya meningkat dari waktu ke waktu.

“Ini adalah tonggak sejarah bagi Masjid Al-Hijrah karena kita sudah mampu menggelar salat Idulfitri perdana dengan khidmat dan lancar. Saya sangat berterima kasih kepada seluruh jemaah yang hadir memakmurkan masjid ini, juga kepada seluruh pekerja yang bekerja keras menyelesaikan pembangunan rumah ibadah ini,” ujar Nasrullah di hadapan ratusan jemaah.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Yayasan Pendidikan Teknokrat, di antaranya Pembina Yayasan Hj. Hernaini, SS., MPd., Pengawas Yayasan Yunita Maya Putri, SS., SH., MH, dan Wakil Rektor Dr H Mahathir Muhammad SE MM yang juga khatib dalam salat id perdana ini.

Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh institusi terhadap pengembangan fungsi masjid sebagai pusat syiar Islam di wilayah Kota Baru.

Sebagai informasi, Masjid Al-Hijrah kini menjadi fokus utama pengembangan wisata religi dan pusat kegiatan keagamaan di Lampung Selatan di bawah pengelolaan badan yang dipimpin oleh Nasrullah.

Penyerahan bingkisan dan THR ini diharapkan dapat menjadi tradisi berkelanjutan untuk mempererat tali silaturahmi antara pengurus badan pengelola masjid dengan para pekerja dan jamaah.

Kegiatan penyerahan bingkisan dan THR oleh Rektor Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) di Masjid Al-Hijrah Kota Baru memiliki kaitan erat dengan beberapa poin Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, antara lain:

Pembagian bingkisan dan THR bagi pekerja Masjid Agung Al Hijrah

1. SDGs Poin 1: Tanpa Kemiskinan (No Poverty)

Aksi pembagian sedekah secara langsung menyasar upaya meringankan beban ekonomi masyarakat.

Kaitan: Penyerahan bantuan materiil di momen Idul Fitri membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang membutuhkan, yang merupakan langkah konkret dalam strategi pengentasan kemiskinan di tingkat lokal.

2. SDGs Poin 2: Tanpa Kelaparan (Zero Hunger)

Sedekah sering kali diwujudkan dalam bentuk dana atau bahan pangan untuk merayakan hari raya.

Kaitan: Inisiatif Dr. HM. Nasrullah Yusuf ini memastikan bahwa jamaah dan warga sekitar dapat merayakan hari kemenangan dengan layak, mendukung ketahanan pangan keluarga di lingkungan Masjid Al-Hijrah.

3. SDGs Poin 10: Berkurangnya Kesenjangan (Reduced Inequalities)

Kegiatan ini mencerminkan adanya redistribusi kekayaan dari institusi/tokoh kepada masyarakat luas.

Kaitan: Praktik filantropi (kedermawanan) yang dilakukan pimpinan universitas mempersempit jarak sosial antara kalangan akademisi/pejabat dengan masyarakat umum, menciptakan tatanan sosial yang lebih inklusif.

4. SDGs Poin 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals)

Kolaborasi antara Badan Pengelola Masjid Al-Hijrah, Yayasan Pendidikan Teknokrat, dan jemaah menunjukkan sinergi antarlembaga.

Kaitan: Pengelolaan masjid yang profesional oleh tokoh pendidikan (Rektor UTI) menunjukkan bahwa kemitraan antara sektor pendidikan dan lembaga keagamaan dapat mempercepat pencapaian kesejahteraan komunitas.

5. SDGs Poin 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan (Sustainable Cities and Communities)

Masjid Al-Hijrah tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat layanan sosial.

Kaitan: Dengan adanya kegiatan sosial seperti pembagian sedekah, masjid berfungsi sebagai instrumen penguat jaring pengaman sosial, menjadikan kawasan Kota Baru sebagai permukiman yang memiliki kepedulian sosial tinggi. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda