Diktuba Polri 2026
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Lampung menyampaikan apresiasi kepada Universitas Teknokrat Indonesia atas kontribusinya dalam mendukung penguatan wawasan teknologi dan pembelajaran Artificial Intelligence (AI) bagi siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Tahun Anggaran 2026.
Universitas Teknokrat Indonesia sebagai ASEAN’s Best Private University dan Perguruan Tinggi Swasta di Luar Pulau Jawa dengan predikat kampus berdampak, terus memperluas kolaborasi strategis dengan institusi negara.
Apresiasi tersebut disampaikan dalam kegiatan kunjungan dan pembelajaran penguatan wawasan teknologi bagi siswa pendidikan SPN Polda Lampung yang berlangsung di Universitas Teknokrat Indonesia, Kamis (22/10/2026).
Dalam sambutannya, Kepala SPN Polda Lampung, Kombes Pol. Edi Purnomo, S.H., S.I.K., M.M., menyampaikan terima kasih kepada Universitas Teknokrat Indonesia, khususnya kepada Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Prof. Dr. H. M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., atas dukungan dan kontribusinya dalam penyelenggaraan kegiatan pembelajaran teknologi bagi para siswa.
Ia menilai pengenalan teknologi kecerdasan buatan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia Polri yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan kompetensi teknologi para siswa sebagai bekal dalam menghadapi tantangan tugas kepolisian di era digital,” ujarnya.
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi dan kecerdasan buatan menghadirkan berbagai peluang untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. Oleh karena itu, pemahaman terhadap teknologi perlu terus diperkuat melalui kegiatan pembelajaran, pelatihan, serta kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi.
Ia juga berharap sinergi antara SPN Polda Lampung dan Universitas Teknokrat Indonesia dapat terus terjalin dengan baik. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi langkah positif dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri yang profesional, modern, dan unggul.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara institusi pendidikan kepolisian dan perguruan tinggi dalam memperluas wawasan teknologi bagi peserta didik. Melalui pembelajaran langsung di lingkungan perguruan tinggi, para siswa diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai perkembangan teknologi serta potensi penerapannya dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyambut baik apresiasi dari Kepala SPN Polda Lampung dan menegaskan kesiapan Teknokrat sebagai kampus berdampak untuk mendukung transformasi digital Polri.
Mahathir mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan apresiasi dari Kepala SPN Polda Lampung Kombes Pol. Edi Purnomo.
Mahathir mengatakan, ini adalah kehormatan bagi Universitas Teknokrat Indonesia sebagai kampus berdampak untuk berkontribusi dalam mencetak SDM Polri yang profesional, modern, dan melek teknologi AI.
Di era digital, kata dia, polisi tidak hanya dituntut kuat secara fisik, tetapi juga unggul dalam penguasaan teknologi.
“Pembelajaran AI yang kami berikan kepada siswa Diktukba Polri 2026 adalah wujud nyata peran Teknokrat sebagai kampus sang juara yang peduli terhadap kemajuan bangsa. Kami siap terus bersinergi dengan Polri untuk mewujudkan SDM yang adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujar Mahathir.
Universitas Teknokrat Indonesia terus mendorong penguatan kolaborasi dengan berbagai institusi dalam pengembangan pengetahuan, keterampilan, dan pemanfaatan teknologi. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kerja sama yang berkelanjutan untuk mendukung kesiapan sumber daya manusia menghadapi tantangan transformasi digital.
Kegiatan kolaborasi ini merupakan implementasi nyata komitmen Universitas Teknokrat Indonesia sebagai kampus berdampak terhadap Sustainable Development Goals (SDGs):
SDG 4: Pendidikan Berkualitas – Memberikan pendidikan teknologi AI yang inklusif dan berkualitas kepada siswa Diktukba Polri sebagai bekal kompetensi masa depan di era digital.
SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur & SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh – Mendukung inovasi pemanfaatan AI dalam tugas kepolisian untuk mewujudkan institusi Polri yang profesional, modern, transparan, dan adaptif terhadap transformasi digital demi pelayanan publik yang lebih baik.
SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan – Memperkuat kemitraan strategis antara perguruan tinggi dan institusi kepolisian (SPN Polda Lampung) dalam pembangunan sumber daya manusia unggul.
Dengan adanya kegiatan pembelajaran AI ini, sinergi antara SPN Polda Lampung dan Universitas Teknokrat Indonesia diharapkan tidak hanya memperluas wawasan teknologi para siswa Diktukba Polri, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kampus Berdampak, Kampusnya Sang Juara!

Tinggalkan Komentar Anda