Berita Foto Ruwajurai Pesawaran

Kasiyono 20 Tahun Aktif Berkesenian Kuda Lumping Turonggo Ekodoyo Gedongtataan

Kasiyono 20 Tahun Aktif Berkesenian Kuda Lumping Turonggo Ekodoyo Gedongtataan

Kasiyono. | Ade Hermawan

Kasiyono. | Ade Hermawan

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Kesenian kuda lumping Turonggo Ekodoyo asal Gedongtataan, Pesawaran, ikut memeriahkan Festival Nemui Nyimah di Lapangan Korpri, kompleks Kantor Gubernur Lampung, Minggu malam, 19/11/2023.

Kasiyono, penabuh gamelan, merasa senang karena Turonggo Ekodoyo bisa tampil dalam Festival Nemui Nyimah.

Ia mengatakan, Turonggo Ekodoyo berdiri pada 1960-an yang diketuai oleh Sugandi. Kasiyono menjalani kehidupannya di Turonggo Ekodoyo selama 20 tahun.

“Kami ini generasi yang ke-5 atau ke-6,” kata dia.

Pada pandemi covid-19 selama dua tahun, Turonggo Ekodoyo setop pentas. Usai pandemi, Grup Turonggo Ekodoyo mulai aktif dan banyak dari masyarakat yang menanggap.

Ia mengatakan, anak muda di Lampung harus menampilkan budaya lokal agar tidak lupa akan nilai-nilai kebudayaan.

Turonggo Ekodoyo kerap menunjukkan kesenian tari kuda lumpingnya di beberapa ajang.

“Jaga kelestarian budaya Indonesia,” kata Kasiyono. [Ade Hermawan]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda