Desi Ari Pressanti. | Wartalampung.id

Wartalampung.id, Bandar Lampung –Pembinaan bahasa Indonesia kepada lembaga/instansi amatlah penting. Sebab, entitas itu sering menjadi rujukan publik sehingga memberikan dampak langsung terhadap kebahasaan kita.
Demikian disampaikan Kepala Kantor Bahasa Provinsi Lampung Desi Ari Pressanti saat menjadi narasumber dalam pelatihan penulisan rilis staf Adpim Pemprov Lampung di Hotel Marcopolo, Selasa, 28/11/2023.
Desi menuturkan, Pemendagri No. 40 tahun 2007 mengatur tentang penggunaan bahasa dalam ranah resmi pemerintahan. Regulasi itu menjadi pedoman bagi kepala daerah dalam pelestarian dan pengembangan bahasa nasional dan dan bahasa daerah.
Desi menegaskan, bahasa adalah salah satu dari empat simbol negara selain bendera, lambang, dan lagu kebangsaan.
Desi mengatakan, lembaganya pada 2022-2024 memilih 3 ranah yaitu pemda, lembaga pendidikan, dan swasta di bawah Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Menurut Desi, setiap lembaga dipilih 15 sehingga total 45 lembaga dalam satu provinsi sebagai fokus pembinaan selama tiga tahun.
Desi mengatakan, pembinaan bahasa kepada penutur juga ditujukan untuk wartawan, pejabat, guru, dan pengusun draf peraturan.
Pembinaan sendiri disesuaikan dengan kebutuhan penutur. Pembinaan bahasa kepada penutur akan terus dilakukan mengingat penutur baru terus lahir.
Desi menambahkan, kegunaan bahasa yang benar juga sering digunakan untuk menyelesaikan suatu permasalahan hukum. [Winarto/Adpim]

Tinggalkan Komentar Anda