Berita Foto Ruwajurai Lampung Selatan

Kajian Subuh Salimah Lamsel, Zulvina Ratna Sari: Jangan Habiskan Waktu Hanya dengan Medsos

Kajian Subuh Salimah Lamsel, Zulvina Ratna Sari: Jangan Habiskan Waktu Hanya dengan Medsos

Pengurus Salimah se-Lamsel. | Dokumentasi

Pengurus Salimah se-Lamsel. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Kalianda – PD Salimah Lampung Selatan kembali mengadakan kegiatan kajian rutin subuh dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan bersama seluruh pengurus PD dan PC Salimah se-Lampung Selatan, Ahad, 7/4/2024 bertema “Menghadapi Tantangan dan Memanfaatkan Peluang dalam Beribadah di Era Digital” secara virtual melalui aplikasi Google Meet.

Acara ini dimotori oleh Departemen Dakwah PD Salimah Lampung Selatan. Kegiatan ini diadakan untuk mengisi Ramadan agar dapat menjalani ibadah dengan maksimal.

Selain itu, untuk mempererat silaturahmi dengan seluruh pengurus PD dan PC Salimah se-Lampung Selatan.

Acara ini dihadiri oleh puluhan peserta antara lain Rosidah (Ketua PD Salimah Lampung Selatan), pengurus, ketua- ketua PC, dan pengurus PC se-Lampung Selatan.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran dan di lanjutkan dengan sambutan Rosidah.

Rosidah menyampaikan, sebentar lagi Ramadan berakhir.

“Marilah kita maksimalkan dengan banyak beribadah kepada Allah swt sehingga kita menjadi lulusan terbaik dari Ramadan tahun ini,” kata dia.

Acara dilanjutkan dengan materi tentang menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang dalam beribadah di era digital yang disampaikan oleh Zulvina Ratna Sari, Ketua Dewan Pertimbangan Salimah Daerah (DPSD) PD Salimah Lampung Selatan.

Zulvina menyampaikan, era digital adalah kemajuan teknologi yang ada saat ini. Bagaimana kita bisa terus mengoptimalkan ibadah kita dalam era digital ini.

Ada beberapa tantangan dan peluang beribadah di era digital, sehingga kemajuan teknologi ini dapat kita manfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan ibadah.

Tantangan dan peluang beribadah di era digital antara lain:

1. Disiplin waktu dalam penggunaan media sosial seperti Youtube, TikTok, Instagram, dan sebagainya. Jangan sampai kita terlena menghabiskan banyak waktu untuk melihat hal-hal yang kurang bermanfaat.

2. Gunakan dengan bijak informasi yang kita terima dari media sosial. Jangan langsung kita telan mentah-mentah informasi yang ada, harus kita cari tahu dulu kebenarannya.

3. Pertahankan nilai-nilai keikhlasan dan istikamah dalam berdakwah. Media sosial dapat kita jadikan tempat berdakwah. Jangan mengharap kepada penilaian manusia, tapi berharap pada Allah swt.

4. Walaupun teknologi semakin mudah, mendatangi majelis ilmu dan para ulama adalah lebih utama daripada pertemuan online.

5. Semakin mendekatkan diri pada Allah.

“Di hari-hari terakhir Ramadan, tingkatkan ibadah. Jangan fokus pada hal-hal yang dapat melalaikan seperti terlalu lama mengakses media sosial,” kata dia.

Peserta sangat khidmat mengikuti acara ini. Acara ditutup dengan doa bersama yang dipandu oleh moderator.

“Semoga kita bisa mengoptimalkan ibadah di bulan suci ini sehingga bisa meraih derajat takwa,” ucap Zulvina. [Aan Saputri/Salimah Lamsel]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda