Berita Foto Pringsewu

Kajian Rutin Salimah Pringsewu, Ustazah Loecy Antary Sampaikan Bahagia dengan Qonaah

Kajian Rutin Salimah Pringsewu, Ustazah Loecy Antary Sampaikan Bahagia dengan Qonaah

Kajian Rutin Salimah Pringsewu

Kajian Rutin Salimah Pringsewu

Wartalampung.id, Pringsewu – Pengurus Daerah Persaudaraan Muslimah (PD Salimah) Pringsewu mengadakan agenda bulanan Kajian Rutin (Kantin) di Masjid Darul Hijrah, Pringsewu Utara Kabupaten Pringsewu, Sabtu, 26 Oktober 2024.

Tema kajian adalah tema Bahagia dengan Qonaah itu disampaikan oleh Ustazah Loecy Antary.

Kajian rutin itu dihadiri oleh ketua PD Salimah Pringsewu beserta jajarannya. Peserta kajian adalah beberapa majelis taklim di kabupaten Pringsewu. Peserta bukan hanya ibu-ibu majelis taklim, melainkan juga para remaja putri. Mereka tampak antusias mengikuti kajian tersebut.

Ustazah yang juga ketua Gabungan Wanita Indonesia (GOW) Kabupaten Pringsewu mengajak para jamaah agar selalu bersikap qonaah. Qonaah adalah merasa cukup dan rela dengan apa yang Allah berikan.

Sedangkan bahagia merupakan keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup baik secara lahir mau pun batin.

Ia juga mengatakan bahwa setiap orang mempunyai persepsi yang berbeda tentang rasa bahagia. Namun yang perlu dipahami bahwa bahagia itu tidak diukur dari sedikit banyaknya harta, rendah tingginya kedudukan melainkan pada ketenangan dan kedamaian seseorang.

“Barang siapa yang merasa aman atas keluarganya, sehat badannya, ada sesuatu yang dimakan pada harinya maka seakan-akan dunia menjadi miliknya.” (HR At Tirmidzi).

Dewan pembina PD Salimah Pringsewu ini mengatakan, indah yang diungkapkan oleh Abu Farras al-Hamdani, kekayaan sejati adalah kekayaan akan diri sendiri.

Meski tanpa pangkat dan jabatan, jika hidup dalam kesederhanaan dianggap cukup dan berpuas diri, semuanya menjadi cukup.

Loecy megajak peserta untuk meneladani kehidupan Rasulullah yang selalu qonaah dan zuhud meskipun dunia telah dibentangkan di hadapannya.

Kedua, jauhi dan hilangkan gaya hidup konsumtif.

Ketiga, prioritaskan hal yang lebih utama. [Inayah/Salimah Pringsewu]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda