Kagama Lampung
Wartalampung.id, Menggala – Ada yang berbeda dalam syawalan Pengda Kagama (Pengurus Daerah Keluarga Alumni Gadjah Mada) Lampung 1446 Hijirah/2025.
Alumni Universitas Gadjah Mada diajak jalan-jalan ke objek wisata Cakat Nyenyek di Kabupaten Tulangbawang yang berjarak 125 km dari Kota Bandar Lampung.
Syawalan dilaksanakan pada Minggu (27/4/2025) di Cakat Nyenyek yang merupakan ojyek wisata alam yang berdiri di atas rawa dengan luas ratusan hektar.
Pemandangan alam yang indah dengan berbagai suguhan makanan khas Tulangbawang yakni seruit dan makanan khas Yogyakarta seperti gudeg menambah kemeriahan syawalan kali ini.
Kemeriahan tercipta saat semua peserta diajak cuak mengan (makan bersama) seruit, yang merupakan sambal khas Lampung dengan pindang ikan dan aneka lalapan bauik rebusan maupun lalap mentah.
Seruit merupakan sambal khas Lampung yang dibuat dengan campuran sambal, ikan bakar/pindang, terong rebus/goreng, biji timun, dan kuah pindang.
Sambal seruit ini disajikan dengan nasi hangat dan dimakan bersama sambil lesehan di alam terbuka Cakat Nyenyek yang indah. Acara ini dihadiri 300-an kagamers dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
Ketua Panitia Syawalan 1446 H/2025 M, Sri Waluyo mengatakan, kegiatan kali ini digelar di luar Bandar Lampung. Tujuannya, agar anggota Kagama Lampung bisa mengunjungi berbagai daerah di Lampung.
“Juga bentuk rasa syukur dan dukungan kepada Bupati Tulangbawang terpilih Qudrotul Ikhwan yang merupakan alumnus Kagama, “ ujar Waluyo.
Menurut Waluyo, syawalan kali ini semua serbadadakan karena hanya disiapkan dalam waktu 9 hari.
“Alhamdulillah berkat dukungan semua pihak acara berlangsung dengan meriah. Sebanyak 300 warga Kagama Lampung yang berasal dari berbagai kabupaten tumpah ruah di kawasan wisata Cakat Nyenyik yang luas dan indah,” ujarnya.
Sementara itu Qudratul Ikhwan mengungkapkan, Kabupaten Tulangbawang memiliki banyak potensi mulai dari pertanian, perikanan hingga wisata yang masih harus terus dikembangkan.
Oleh karena itu, salah satu kabupaten di Provinsi Lampung tersebut butuh dukungan dan masukan dari Kagama Lampung.
“Banyak potensi yang dimiliki Tulangbawang, kami butuh dukungan Kagama Lampung dan berbagai pihak untuk memajukan dan menyejahterakan masyarakat,” kata Qudratul.
Sedangkan Ketua Pengda Kagama Lampung Nanang Purus Subendro dalam sambutannya mengapresiasi anggota Kagama Lampung yang berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Dia mengatakan, Kagama mengapresiasi kepada Pemkab Tulangbawang di bawah kepemimpinan Bapak Bupati dan semua perangkatnya yang telah mendukung suksesnya acara ini. [Sri Wahyuni]

Tinggalkan Komentar Anda