Lampung Timur

Jaga Desa Penyangga dari Gajah, Warga Minta Personel Masyarakat Mitra Polhut di Taman Nasional Way Kambas Ditambah

Jaga Desa Penyangga dari Gajah, Warga Minta Personel Masyarakat Mitra Polhut di Taman Nasional Way Kambas Ditambah

Erma. | Adian Saputra

Wartalampung.id, Labuhanratu – Kepala Desa Labuhanratu 9, Lampung Timur, Erma, meminta agar personel Masyarakat Mitra Polhut (MPP) ditambah. Tujuannya, bisa memaksimalkan penjagaan desa penyangga Taman Nasional Way Kambas (TNWK) dari masuknya gajah sumatera.

Erma mengatakan, personel yang sekarang ada di tiap desa penyangga sangat terbatas. Jika ditambah, ia meyakini, efertivitas penjagaan kawasan desa dari masuknya gajah liar bisa ditekan.

Selain jumlah personel, honorarium untuk setiap personel MPP di TNWK ia minta ditambah sehingga petugas semakin bersemangat dalam menjaga kawasan desa yang berbatasan dengan taman nasional.

Demikian paparan Erma hari ini di Kantor Taman Nasional Way Kambas langsung kepada Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Dajusal dalam acara bertajuk Gerakan Bersatu dengan Alam.

Ia juga mengusulkan agar tanggul yang ada ditinggikan sehingga maksimal mencegah gajah liar masuk permukiman warga.

“Kanalnya dikeruk, kemudian dibangun tembok penahan tanggul. Ini khusus untuk daerah-daerah yang sudah ada kanalnya,” ujarnya.

Menanggapi itu, Gubernur Lampung setuju dengan usulan tersebut. Kata Gubernur, usulan itu sifatnya sementara menunggu pembangunan pembatas permanen di seluruh daerah penyangga taman nasional bisa terealisasikan. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda