Setia Rini

Oleh Setia Rini, Dosen Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila
Sama halnya dengan nomina (kata benda) lainnya dalam bahasa Prancis, kosakata negara juga memiliki genre maskulin maupun feminin. Selain itu, nama-nama negara juga memiliki bentuk tunggal dan jamak.
Artinya, tidak semua negara bentuknya tunggal, tetapi justru sebaliknya, beberapa kosakata negara selalu berbentuk jamak. Genre dan kuantitas kosakata negara tersebut dalam bahasa Prancis memengaruhi penggunaan preposisi tempat dari masing-masing negara.
Ada beberapa negara yang preposisinya en, ada juga yang au, maupun aux yang artinya sama-sama ke atau di dalam bahasa Indonesia. Penulisan negara dalam bahasa Prancis sama dengan bahasa Indonesia yaitu dengan menggunakan huruf kapital.
Adapun kosakata negara yang bentuknya tunggal dan bergenre maskulin di antaranya Brasil Brésil [brézil], Kamboja Cambodge [kamboj], Kanada Canada [kanada], Jepang Japon [zapong], Maroko Maroc [marok], Senegal Sénégal [sénégal], Sudan Soudan [sudang], Vietnam Vietnam [vietnam], dan lain sebagainya.
Kosakata negara yang memiliki genre maskulin le menggunakan preposisi tempat au (à+le) yang maknanya ke atau di. Jadi, jika kita ingin mengatakan “Saya ingin pergi berlibur ke Kanada”, maka Je veux passer mes vacances au Canada [Ze ve pasé mé vakong o Kanada].
Contoh lainnya, “Kita akan pergi ke Brasil hari ini”, maka, Nous allons aller au Brésil aujourd’hui [Nu zalong alé o Brésil ozordui].
Sedangkan untuk kosakata nama negara yang bergenre feminin preposisi tempat yang digunakan adalah en (à+la). Kosakata negara yang memiliki genre feminin lebih banyak dibandingkan yang bergenre maskulin yaitu Belgia Belgique [bélgik], Cina Chine [shin], Korea Corée [Koré], Finlandia Finlande [fanglong’de], Prancis France [frong’sh], Yunani Grèce [grésh], Yordania Jordanie [zordani], Malaysia Malaisie [malézi], Meksiko Mexique [meksik], Selandia Baru Nouvelle-Zélande [nuvel zélong], Polandia Pologne [polon’nye], Rusia Russie [rusi], Swedia Suède [swéd], Swiss Suisse [swis], Suriah Syrie [siri], Thailand Thaïlande [thailong’de], Tunisia Tunisie [tunizi], Turki Turque [turk], Aljazair Algérie [alzéri], Jerman Allemagne [alleman’nye], Inggris Angleterre [ongleter], Arab Saudi Arabie Saoudite [arabi saudit], Argentina Argentine [arzongtin], Australia Australie [ostrali], Mesir Égypte [egip’te], Spanyol Espagne [espan’nye], India Inde [ang’de], Indonesia Indonésie [angdonézi], Irlandia Irlande [irlong’de], Italia Italie [itali], Iran Iran [irong], dan lain-lain.
Contoh kalimat yang dapat kita buat dengan menggunakan nama negara bergenre feminin. Misalnya: Apakah kalian tinggal di Prancis? Est-ce que vous habitez en France?
Mereka (laki-laki dan perempuan) pergi ke Spanyol untuk berlibur, Ils sont en Espagne pour passer les vacances.
Lalu negara mana saja yang bentuknya jamak? Kosakata negara yang genrenya maskulin jamak adalah Amerika Serikat États-Unis [etazuni] dan Belanda Pays-Bas Pays Bas [peiba].
Sedangkan negara jamak bergenre feminin adalah Filipina Philippines [filipin]. Contoh kalimatnya misalnya: Kita akan pergi ke Belanda besok, Nous allons aller aux Pays Bas demain [nu zalong alé o peiba demang].
Jika kosakata nomina nama-nama negara memiliki perbedaan feminin dan maskulinnya, maka untuk mengatakan kewarganegaraan, cukup digunakan adjektivanya.
Adjektiva sebagai penjelas tentu tergantu nomina yang diikuti apakah tunggal, jamak, maskulin atau feminin. Berikut ini adalah adjektiva beberapa nama negara yang disebutkan di atas.
Belgia belge Je suis belge.
Cina chinois, chinoise Elle est chinoise.
Korea coréen, coréenne Song Joong-Ki est coréen.
Prancis français, française Marie Antoinette est française.
Yunani grec, grecque Ils sont grecs.
Meksiko mexicain, mexicaine Elles sont mexicaines.
Brasil brésilien, brésilienne Tu es brésilien ?
Belanda holondais, holondaise Je ne suis pas holondais.
Berkaitan dengan kosakata nama negara dan kewarganegaraan dalam bahasa Prancis, tentu hal tersebut tidak lepas dari nama bahasanya. Apakah nama negara sama dengan nama bahasa dalam bahasa Prancis?
Nyatanya, untuk mengatakan bahasa tertentu dalam bahasa Prancis, cukup menggunakan bentuk adjektiva maskulinnya saja. Jadi cukup gunakan le français bahasa Prancis, l’indonésien bahasa Indonesia, l’anglais bahasa Inggris, le coréen bahasa Korea, le mandarin bahasa Mandarin, le chinois bahasa Cina, le japonais bahasa Jepang, dan lain sebagainya.
Namun, jika kita ingin mengatakan kata bahasa tertentu dalam bahasa Prancis dengan menyertakan kata bahasanya, maka diikuti adjektivanya. Misalnya kita ingin mengatakan bahasa Prancis maka menjadi la langue française, bahasa Indonesia la langue indonésienne. Penulisan bahasa juga menggunakan huruf kecil seperti kewarganegaraan.
Lalu, jika kita ingin mengatakan suku karena bangsa kita terdiri dari banyak suku kita cukup menggunakan akhiran –ais untuk maskulin dan –aise untuk maskulin.
Misalnya kita akan mengatakan, “Saya (perempuan) orang Jawa dan saya berbicara bahasa Jawa”. Je suis javanaise et je parle javanais [ze sui zavanéz e ze parl zavané].
Menariknya belajar bahasa Prancis salah satunya adalah seni menyesuaikan berbagai aturan tersebut.
Dikarenakan bahasa Prancis memiliki genre maskulin dan feminin, tunggal dan jamak, kita perlu teliti bahwa akan ada perubahan-perubahan yang harus disesuaikan. []

Tinggalkan Komentar Anda