Gubernur Mirza dalam rakor Bank Lampung. | Dokumentasi
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzaniu Djausal meminta Bank Lampung jangan terjebak zona nyaman. Gubernur mengatakan, manajemen Bank Lampung tidak boleh nyaman dengan segala previlese yang dimiliki sebagai bank pemerintah.
Apalagi, dengan ketergantungan pada kredit konsumtif yang diajukan aparatur sipil negara. Mirza bilang, kalau begitu terus, Bank Lampung tidak akan mengalami kemajuan signifikan.
Ia menantang Bank Lampung masuk ke desa-desa dan berkompetisi dengan BRI yang kuat di desa-desa. Mirza bilang, desa sekarang berkembang menjadi pusat pertumbuhan baru.
Secara simpel Mirza mencontohkan, dalam satu keluarga di desa, rata-rata punya lebih dari dua sepeda motor. Peluang ekonomi ini mesti ditangkap Bank Lampung supaya bertambah area usahanya.
Belum lagi peluang dengan adanya dana desa, koperasi Merah Putih, pembayaran pajak kendaraan, dan lain-lain.
Mirza mengatakan, Bank Lampung bisa mencontoh kesuksesan BRI yang punya infrastruktur kuat di desa-desa. Ia meminta Bank Lampung keluar dari zona nyaman dan mencari peluang usaha baru di banyak desa di Lampung.
Demikian paparan Mirza kemarin dalam rapat koordinasi di Bank Lampung. Rakor juga dihadiri Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan, komisaris utama Bank Lampung M Firsada, dan Pejabat Direktur Utama Bank Lampung Indra Merviana. []

Tinggalkan Komentar Anda