Adian Saputra dan Hana Rolisa. | Dokumentasi GenBI UIN Raden Intan

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Jurnalis Adian Saputra menjadi narasumber pelatihan penulisan yang diadakan Generasi Baru Indonesia (GenBI) Komisariat UIN Raden Intan Lampung pekan lalu via daring.
Ketua pelaksana Hana Rolisa mengatakan, pelatihan ini diadakan untuk memberikan bekal kepada anggota GenBI dan peserta lain agar memiliki kemampuan menulis yang baik. Dalam kesempatan pekan lalu, kata Hana, Adian memberikan materi seputar penulisan rilis.
Materi ini dianggap penting karena bisa meningkatkan kredibilitas lembaga dengan semakin sering mengirim rilis ke media massa.
Hana menuturkan, kegiatan ini diikuti peserta dari luar Lampung, antara lain dari Palembang dan beberapa kota di Jawa.
Hana menjelaskan, karena daring, banyak peserta dari luar Bandar Lampung yang tertarik untuk ikut.
Adian menjelaskan beberapa hal pokok dalam penulisan rilis. Rilis, ujarnya, adalah bahan yang kita sampaikan untuk media massa terkait dengan kegiatan organisasi atau tanggapan atas isu yang sedang berkembang.
Rilis diperlukan karena media massa juga butuh asupan informasi dari beragam sumber. Selain itu, media massa juga punya keterbatasan kru sehingga membutuhkan pasokan informasi dari sumber lain yang bisa diverifikasi.
Kata Adian, dalam menulis rilis, sama saja seperti menulis berita. Ia menganjurkan agar rilis dibuat dengan kalimat yang ringkas, informasi yang jelas, data yang baik, serta penuturan dalam narasi yang memikat.
Ia juga menganjurkan agar menata kalimat dalam rilis yang terdiri dari 8-14 kata. Dengan demikian, kalimat yang dibuat cepat dicerna.
Selain itu, ia menuturkan, lembaga pengirim rilis mesti mencantumkan nama narasumber yang bisa dikutip serta nomor telepon. Dengan demikian, jika media massa ingin memperkaya rilis itu, bisa mengontak narahubung di organisasi tersebut.
Adian juga menganjurkan agar lembaga membuat rilis sesuai dengan isu yang sedang berkembang dan sesuai dengan bidang kerja organisasi. Misalnya komunitas bank sampah bisa menulis rilis berkenaan dengan pengelolaan sampah dan kebakaran yang kerap terjadi di tempat pembuangan akhir atau TPA.
Selain itu, Adian juga mengingatkan agar setiap setiap rilis yang dikirim disertai foto. []

Tinggalkan Komentar Anda