Final pemilihan Duta Bahasa Provinsi Lampung 2026 di Balai Keratun. | Sugiono
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Pasangan Duta Bahasa Provinsi Lampung, Galih Widia Putra dan Geri Melda Rina, meraih juara I pada ajang pemilihan Duta Bahasa Provinsi Lampung Tahun 2026 pada puncak penganugerahan, Sabtu 23 Mei ,2026 di Gedung Balai Keratun Kompleks Kantor Gubernur Lampung.
Dengan demikian, keduanya akan melangkah pada ajang pemilihan Duta Bahasa tingkat nasional. Juara II diraih Fahza Aditya Arif dan RJ Gladis Sultany dan terbaik ketiga Muhammad Luthfi Mahardika -Gusti Maharani.
Samsul Sunardi dan Alya Rahma Febriani menyandang Duta Bahasa Berbakat serta pasangan Gunawan dan Anisa Bella Safitri sebagai Duta Bahasa Multimedia.
Mewakili Kepala Balai Bahasa Provinsi Lampung Muhammad Muis, Kasubbag Umum Balai Bahasa Provinsi Lampung, Rima Ulfayanti, mengatakan, ajang ini merupakan wadah bagi lahirnya generasi muda yang peduli terhadap bahasa, sastra, dan literasi.
Menurut dia, seluruh finalis yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik yang memiliki semangat menjaga martabat bahasa Indonesia, mencintai bahasa daerah, serta menguasai bahasa asing sebagai jendela dunia.
“Kami percaya bahwa seluruh finalis adalah anak-anak muda terbaik yang memiliki semangat untuk menjaga martabat bahasa Indonesia, mencintai bahasa daerah, serta menguasai bahasa asing sebagai jendela dunia,” ujar Rima.
Ia berharap para Duta Bahasa yang terpilih nantinya dapat menjadi teladan sekaligus mitra aktif Balai Bahasa Provinsi Lampung dalam menyebarluaskan sikap positif terhadap penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
“Selain itu, mereka juga diharapkan menjadi penggerak literasi di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Rima juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tamu undangan, termasuk Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lampung Ganjar Jationo, yang diminta untuk membuka secara resmi kegiatan ini.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat yang luas, mempererat kolaborasi antarinstansi, serta semakin menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap bahasa dan literasi.
“Semoga kegiatan ini membawa manfaat, memperkuat kolaborasi, serta semakin menumbuhkan kecintaan kita terhadap bahasa dan literasi,” pungkasnya. [Sugiono]

Tinggalkan Komentar Anda