Berita Foto Nusantara

Dwita Ria Juarai Lomba Menyambal Festival Nyeruit HUT Ke-79 RI

Dwita Ria Juarai Lomba Menyambal Festival Nyeruit HUT Ke-79 RI

Dwita Ria (paling kanan) bersama Pj Gubernur Lampung Samsudin (kiri). | Dokumentasi

Dwita Ria (paling kanan) bersama Pj Gubernur Lampung Samsudin (kiri). | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Anggota DPR Fraksi Gerindra Dwita Ria Gunadi berhasil meraih juara pertama dalam lomba menyambal yang digelar sebagai bagian dari rangkaian acara Festival Nyeruit Lampung.

Festival ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 RI.

Lomba menyambal ini diikuti oleh para istri Forkopimda Lampung serta perwakilan dari berbagai organisasi perempuan se-Lampung.

Dwita Ria yang mewakili organisasi Mighrul Lappung berhasil memukau dewan juri dengan keahlian dan cita rasa sambalnya yang autentik dan lezat.

Dewan juri yang terdiri dari Ketua Tim Penggerak PKK Lampung dan Duta Seriut Lampung, Lina Aliasan, yang juga dikenal sebagai owner dari Seriut Bu Lin, memberikan penilaian tertinggi kepada sambal hasil racikan Dwita Ria.

Festival Nyeruit Lampung yang menjadi ajang pelestarian dan promosi kuliner khas Lampung, kali ini menampilkan berbagai lomba tradisional, termasuk lomba menyambal yang menjadi salah satu daya tarik utamanya.

Partisipasi aktif dari berbagai perwakilan organisasi perempuan se-Lampung menunjukkan antusiasme masyarakat dalam melestarikan warisan budaya kuliner daerah.

Dwita Ria, dalam kesempatan tersebut, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya bisa membawa nama baik Mighrul Lappung serta memperkenalkan lebih jauh kekayaan kuliner Lampung melalui festival ini.

“Ini adalah bukti bahwa dengan semangat kebersamaan dan cinta pada tradisi, kita bisa menjaga kekayaan budaya Lampung tetap hidup dan dikenal lebih luas,” ujar Dwita Ria.

Kemenangan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Lampung untuk terus mencintai dan melestarikan budaya dan tradisi kuliner daerah.

Festival bukan sekadar perayaan ulang tahun provinsi, melainkan juga momentum untuk memperkuat identitas budaya Lampung di tengah modernisasi.

Festival diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang semakin meriah dan melibatkan lebih banyak partisipan, guna melestarikan kekayaan kuliner dan budaya daerah yang menjadi kebanggaan masyarakat Lampung. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda