Dwiky Chandra Mulyo Utomo. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Mahasiswa semester IV Teknik informatika Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Jawa Tengah, Dwiky Chandra Mulyo Utomo, mempunyai kesan mendalam terhadap Universitas Teknokrat Indonesia.
Dwiky adalah salah satu mahasiswa yang belajar satu semester di Teknokrat skema pertukaran mahasiswa merdeka (PMM) inisiasi Kemendikbud Ristek.
Kepada wartalampung.id, Dwiky mengatakan, ia mendapat banyak hal baru selama PMM inbound di Teknokrat. Ia menilai, ada beberapa hal baru yang sangat membekas baginya.
Beberapa di antaranya cara pembelajaran di Teknokrat yang mengasyikkan. Kata Dwiky, di Teknokrat ia bisa mendapat banyak tugas yang menurutnya bisa mengembangkan keterampilan.
Ia mengatakan, di Teknokrat, para dosen menjelaskan berbagai materi dengan sangat jelas. Terutama jika praktikum.
Kemudian, kata dia, untuk lingkungan, ia menilai sangat menyenangkan. Dwiky berujar, dengan mengikuti PMM, ia bisa melihat banyak orang hebat dari berbagai pulau yang ada di Indonesia.
“Jadi, saya mempelajari budaya Lampung. Saya juga bisa belajar berbagai budaya dari teman-teman selama PMM,” kata dia kepada wartalampung.id beberapa hari lalu di Teknokrat.
Dwiky menuturkan, kesan selama PMM di Teknokrat, banyak sekali pengalaman yang ia dapat. Ia bisa belajar dari mereka yang datang seantero Nusantara.
“Saya makin tertarik dan mau belajar budaya dari daerah lain.”
Masih kesannya soal Teknokrat, khususnya Modul Nusantara, Dwiky juga terkesan. Ia bisa tahu sedikit demi sedikit soal budaya Lampung.
Ia juga senang karena bisa melakukan kegiatan refleksi yang bisa meningkatkan pemikirannya.
“Saya terkesan sekali selama di Universitas Teknokrat Indonesia,” tutupnya. []

Tinggalkan Komentar Anda