Berita Foto Pringsewu

Dosen & Mahasiswa Itera Dampingi Warga Pringsewu Kembangkan Varian Produk Singkong

Dosen & Mahasiswa Itera Dampingi Warga Pringsewu Kembangkan Varian Produk Singkong

Dosen dan mahasiswa Itera dampingi warga Pringsewu kembangkan varian produk singkong. | Dokumentasi

Dosen dan mahasiswa Itera dampingi warga Pringsewu kembangkan varian produk singkong. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Gadingrejo – Dosen dan mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) menggelar Bina Desa terkait pengolahan singkong di Pekon Gadingrejo Utara, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu.

Acara yang berlangsung pada hari Sabtu, 21 September 2024 ini dihadiri oleh Perwakilan Dinas Perikanan Pringsewu, Badan Hippun Pemekonan (BHP), dan Kelompok Wanita Tani (KWT) setempat.

Acara yang digawangi dosen Program Studi Teknologi Pangan, Teknik Biosistem, dan Teknis Sistem Energi ini merupakan lanjutan dari program tahun sebelumnya.

Sebelumnya, tim dari Itera telah melaksanakan pengembangan produk perikanan pada tahun 2022 dan 2023.

“Acara hari ini merupakan lanjutan dari program sebelumnya tentang snack ikan dan mi ikan,” jelas Isnaini Rahmadi selaku ketua tim Bina Desa ini.

Ia mengatakan, produk sebelumnya telah berhasil dikomersialisasi.

Ia menjelaskan, tahun ini kegiatan difokuskan pada penghiliran produk pangan berbasis singkong.

Produk tersebut adalah opak singkong dan rengginang singkong. Diharapkan sama seperti produk sebelumnya, produk ini dapat dipasarkan dan diterima konsumen.

Produk ini dipilih karena prosesnya yang mudah, bahan baku yang melimpah, dan permintaannya tinggi. Beberapa peserta menjelaskan kudapan ini cukup banyak permintaan pasarnya, tetapi mereka belum memahami proses produksinya.

“Produk ini sering kami jumpai di toko oleh-oleh maupun sebagai hidangan undangan resepsi,” jelas Restuningsih, Ketua KWT Cikisa.

Ia juga menyambut baik program ini. Ia berencana mengembangkan produk pangan campuran singkong dan ikan.

Hal agar sesuai dengan ciri khas produk mereka, yaitu ditambahkan ikan.

“Kami berkeyakinan jika opak singkong ini ditambahkan ikan akan menjadi produk yang akan diminati,” tandasnya.

Kegiatan ini dibiayai melalui hibah Desa Binaan Itera 2024. Program ini menjadi ajang kompetisi bagi dosen Itera yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda