Diva Annisa Fitri

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Sejak di keluarga, Diva Annisa Fitri, yang biasa dipanggil Diva, memiliki kemampuan yang baik dalam berbicara di depan umum menggunakan Bahasa Inggris berkat kebiasaan di keluarganya.
Ayahnya bahkan mendorong Diva untuk mencontoh salah satu kerabat yang menjadi dosen Bahasa Inggris di sebuah universitas di Lampung.
Kebiasaan ini terus terbawa hingga sekarang. Lebih hebatnya lagi, sejak sekolah, Diva sudah terbiasa tampil dalam berbagai lomba yang menggunakan Bahasa Inggris.
“Aku biasanya show untuk lomba speech English. Oleh karena itu, aku cukup percaya diri ketika harus berbicara di depan banyak orang terlebih ketika menggunakan Bahasa Inggris,” ujarnya kepada wartalampung.id beberapa waktu lalu.
Soal pendidikan formal setingkat SMA, Diva sebetulnya punya spesifikasi yang khas. Ia belajar tata boga di sebuah SMKN di Bandar Lampung.
Itu sebabnya, kepiawaiannya dalam dunia itu cukup menyumbang saham lumayan bagi kehidupannya sekarang. Ia bercerita, sejak lulus ia mencoba punya usaha yang berbasis food and beverage (FnB).
“Aku ambil spesialis bidang pastry,” kata dara cantik ini.
Usahanya terus berkembang sampai dengan sekarang. Dikerjakan dari rumah, di sela kegiatan lain, khususnya kuliah.
Uniknya lagi, Diva ini mengambil pendidikan di dua tempat sekaligus dan sejauh ini telah menempuh 6 semester dan sedang mengerjakan skripsi, tak ada kendala sama sekali. Satu berbasis pendidikan bahasa Inggris, satu lagi di manajemen bisnis.
Kedua aktivitas perkuliahan itu dijalani dengan baik tanpa ada tabrakan waktu. Bahkan, ia sedang mengerjakan skripsi untuk dua prodi yang berbeda di kampus yang juga berbeda.
Nah, yang juga inspiratif, Diva ini juga punya sisi kemanusiaan yang tinggi. Kesenangannya berbahasa Inggris membuat dia ingin mengajarkan kepada orang lain terutama anak-anak.
Khususnya mereka yang tinggal di tempat tertentu yang kurang mendapat perhatian dalam hal pendidikan bahasa Inggris.
Itu sebabnya selama beberapa tahun hingga saat ini Diva rajin mengunjungi mereka yang tinggal di Pulau Pasaran, Pulau Pahawang di Pesawaran, tempat pembuangan akhir sampah di Bakung, Telukbetung, dan tempat-tempat lain.
Ia juga kadang mengajak kawan-kawan kuliahnya untuk ikutan mengajar. Bagi Diva, memberikan pelajaran kepada anak-anak itu menyenangkan dan membahagiakan.
“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang dapat bermanfaat bagi orang lain,” ujar Diva.
Dari semula tak ada tempat khusus sampai ada bantuan dari orang lain yang bersedia menyediakan tempat yang lumayan layak untuk anak-anak belajar bahasa Inggris. Termasuk juga beberapa aparatur pemerintahan di tingkat RT dan kelurahan.
Saking cintanya dengan pendidikan anak-anak, ia sudah berencana melanjutkan pendidikan magisternya. Masih dalam ranah pendidikan wabilkhusus bahasa Inggris.
Diva juga mengaku sejak lama mempunyai seorang kakak asuh yang ia anggap sebagai mentor. Jika ia punya cerita menarik di hari itu, ia akan menceritakan dan minta panduan beliau dalam tahapan pendidikan.
Termasuk perencanaan yang selalu tertata dengan rapi hari demi hari. Pendek kata, setiap hari Diva itu selalu terisi dengan aktivitas yang bermanfaat dan ukuran serta targetnya jelas.
Bahkan, setiap bulan ia memiliki tujuan untuk selalu melakukan aktivitas baru yang dapat meningkatkan nilai dan kualitas hidupnya.
Itulah sebabnya, ia sama sekali tidak menemukan kesulitan ketika menjalani pendidikan double degree di dua kampus yang berbeda. Sekaligus bisa mengerjakan kegiatan volunteer/kerelawanannya dengan aktif sampai dengan sekarang.
Itu masih ditambah dengan kegiatan ekstra di dua kampus yang porsinya sama-sama aktif. Diva mengaku menjalani semua itu sejauh ini dengan enjoy.
Satu catatan penting lain, tahun 2023, Diva juga terpilih sebagai Muli II Kota Bandar Lampung. Bisa masuk 10 besar saja sudah prestasi membanggakan, apa lagi sampai di titik ini.
Lantaran itu jugalah dalam setahun yang lalu Diva juga banyak terlibat kegiatan Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Namanya juga muli, ya mesti siap dengan tugas menemani wali kota atau dinas terkait yang membutuhkan kontribusinya sebagai muli Bandar Lampung.
Sukses selalu ya Diva. Dilanjut aktivitas kerelawanannya. []

Tinggalkan Komentar Anda