Hiburan

Di Balik Layar Francetival 2026: Latihan Maraton dan Pembuktian Kualitas Duo MC Angkatan 2025

Di Balik Layar Francetival 2026: Latihan Maraton dan Pembuktian Kualitas Duo MC Angkatan 2025

Hudzaifah Ubaidillah Irfani (Ubay) dan Azzahra Nabila (Nabila). | Mirliana

Wartalampung.id, Bandar Lampung — Suksesnya eksekusi konsep dwibahasa (Prancis–Indonesia) pada pembukaan dan penutupan Francetival 2026 di Gedung Aula K FKIP Unila (21–24 September 2026) menyimpan kisah perjuangan intens dari dua MC mudanya, Hudzaifah Ubaidillah Irfani (Ubay) dan Azzahra Nabila (Nabila).

Dalam wawancara yang dilakukan secara daring pada Jumat (25/9/2026) sehari setelah seluruh rangkaian acara resmi ditutup, terungkap bahwa ide dwibahasa ini diinisiasi oleh Koordinator Prodi sekaligus sang pembimbing, Setia Rini.

Setia melihat potensi kuat dari kedua mahasiswa angkatan 2025 tersebut setelah melalui proses uji baca (test read).

Meski memikul tanggung jawab besar, proses latihan yang dijalani terbilang sangat singkat.

Ubay fokus melatih artikulasi dan pelafalan istilah-istilah sulit bahasa Prancis selama dua hari.

“Persiapan saya berfokus pada melatih pelafalan bahasa Prancis agar lebih fasih dan akurat, serta secara khusus mengulas kata-kata yang tergolong sulit diucapkan sebelum tampil,” jelas Ubay.

Sementara itu, Nabila harus menjalani latihan marathon dalam waktu satu hari—dimulai dari sesi offline di pagi hari bersama Setia Rini dan Ubay, hingga dilanjutkan sesi online via Zoom pada malam harinya.

Tantangan kian berat bagi Nabila karena jadwalnya beririsan langsung dengan Seleksi Muli Mekhanai Unila 2026.

“Fisik dan mental cukup terkuras karena padatnya kegiatan hingga pulang malam. Namun, kami tetap mengusahakan latihan maksimal bersama Madam,” tutur Nabila kepada Wartalampung.id.

Pengalaman menjadi pewara di acara besar prodi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Nabila dan Ubay.

Menurut Nabila, kesempatan ini mematahkan anggapan bahwa mahasiswa semester tiga belum mampu tampil di acara formal skala besar.

“Kesan setelah menjadi MC tentunya sangat bersyukur dan senang. Terima kasih kepada Madam Setia Rini yang telah memberi kepercayaan dan ruang untuk menunjukkan bahwa kami, meskipun masih mahasiswa angkatan 2025, punya kualitas diri yang bisa diandalkan,” pungkas Nabila. [Mirliana Amira]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda