Oyos Saroso HN. | Bhazair Ayuningtyas

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Dalam sambutannya sebagai pemenang Penghargaan Kamaroeddin 2024 oleh AJI Bandar Lampung, Oyos Saroso HN mengatakan, penghargaan ini lebih pas diberikan kepada tokoh di luar AJI.
Acara Malam Penghargaan Saidatul Fitriah dan Kamaroeddin 2024 ini digelar Selasa malam 1/10/24 di D’jaya House Kedaton dan dihadiri oleh para jurnalis se-Lampung.
Dalam sambutannya, Oyos Saroso HN selaku pendiri media Teras Lampung mengatakan, penghargaan ini diberikan kepada tokoh yang mempunyai pengaruh terhadap kebebasan pers.
“Penghargaan Kamaroeddin ini diberikan untuk para jurnalis dengan karya terbaik versi AJI. Kamaroeddin diberikan kepada tokoh ataupun masyarakat sipil yang mempunyai pengaruh terhadap kebebasan pers di Lampung,” tuturnya.
Oyos merasa penghargaan ini lebih pas diberikan kepada tokoh di luar AJI. Sebab, dirinya merupakan bagian dari AJI.
Ia merasa panitia kurang bekerja keras mencari orang yang dianggap berjasa.
“Bukan saya tidak terima, tetapi ini bentuk kritik untuk teman-teman AJI. Saya apresiasi teman-teman AJI. Walaupun anggotanya sedikit, meskipun terseok-seok, tetap berjalan,” ujar ketua pertama AJI Bandar Lampung itu.
Oyos menjelaskan, AJI didirikan pada saat Presiden Suharto memimpin. AJI salah satu elemen yang tutut membidani pergerakan nasional di Indonesia.
Dia mengatakan, AJI pergerakannya tidak seperti wartawan. Sebab, pergerakan wartawan itu sempit, sedangkan sebagian jurnalis, harus bisa mengembangkan pergerakan yang lebih luas.
“Kawan-kawan AJI harus mampu bergerak disetiap demokrasi, baik itu demokrasi sedang baik-baik saja maupun dalam ancaman.” [Bhazair Ayuningtyas]

Tinggalkan Komentar Anda