Devi Sunarsih
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Bekerja dari rumah kontrakan di Provinsi Lampung, Devi Sunarsih tak pernah menyangka bahwa kecintaan keluarganya terhadap es krim akan membawanya ke panggung penghargaan nasional.
Devies Ice Cream, nama usahanya, kini menjadi salah satu produsen es krim yang menginspirasi dari Lampung.
Suara mesin mixer masih terdengar di malam menuju pagi, menandakan produksi yang belum berhenti.
Di balik suara itu, ada semangat dan ketekunan yang tak kenal waktu. Di sanalah rumah produksi Devies Ice Cream berdiri.
Bukan di dapur modern atau fasilitas besar, melainkan dari ruang sederhana yang perlahan disulap menjadi tempat pengolahan rasa dan harapan.
Dulu, Devi mendapatkan inspirasi memulai usaha ini dari melihat keluarganya yang sangat menyukai es krim.
Setiap akhir pekan, ia mencoba berbagai resep, mencatat reaksi anak-anaknya, memperbaiki komposisi, hingga akhirnya menemukan rasa yang pas.
Tahun 2022, usahanya diganjar penghargaan nasional. Devi ikut serta dalam program IMM Inspiratif.
“Saat pertama kali daftar, saya sedang hamil 4 bulan di Pulau Tegal. Proses kurasinya berlangsung sekitar enam bulan. Dari 20 IKM Lampung yang diajukan, kemudian diseleksi lagi di tingkat nasional,” ujarnya mengenang masa-masa awal yang penuh ketidakpastian.
Sebuah pesan masuk dari pihak kementerian yang menyatakan bahwa Devies Ice Cream memenangkan penghargaan IKM Inspiratif kategori kuliner tingkat nasional. Kabar itu datang saat Devi sedang menyiapkan pesanan pelanggan.
Tangannya berhenti sejenak, sementara matanya menatap layar hape dengan campuran bingung dan haru. Mata Devi terlihat cerah dan sesekali tersenyum saat membicarakan penghargaan yang tidak disangka-sangka itu.
Saat keberangkatannya menuju podium penghargaan di Jakarta, ia merasakan perasaan campur aduk, senang, tapi juga berat hati karena harus meninggalkan anaknya yang baru berusia 4 bulan di rumah.
Namun ia percaya, langkah kecil itu adalah bagian dari perjuangannya sebagai ibu sekaligus pelaku usaha.
Penghargaan itu menjadi titik balik. Sekembalinya dari Jakarta, Devi mulai lebih percaya diri dalam mengembangkan produknya.
Ia mulai menjangkau pasar lebih luas, memperbaiki kemasan, dan menjaga kualitas bahan baku agar tetap konsisten.
Dari keinginan sederhana hingga meraih penghargaan bergengsi, akhirnya Devi Sunarsih kembali ke Lampung dengan membawa kebanggaan dan rasa rindu dengan keluarganya.
Kini, Devies Ice Cream memiliki lebih dari 20 varian rasa yang berbeda, mulai dari cokelat klasik, durian lokal, hingga rasa-rasa lain yang menarik perhatian kalangan muda.
Semua produk telah bersertifikasi halal serta BPOM. [Dimas Shastra Gunawan/Akbar Haidar Abyan]

Tinggalkan Komentar Anda