Bandar Lampung

Bersih-Bersih Mangrove Pulau Pasaran Kotakarang, Dinas Lingkungan Hidup Ajak Masyarakat Wujudkan Ruang Terbuka HIjau

Bersih-Bersih Mangrove Pulau Pasaran Kotakarang, Dinas Lingkungan Hidup Ajak Masyarakat Wujudkan Ruang Terbuka HIjau

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Bandar Lampung, Joko Sulistio. | Anggi Dwi Raharti

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Memperingati Hari Habitat Sedunia 2025, Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Lingkungan Hidup, turut hadir dalam kegiatan Clean Up Habitat Mangrove yang diselenggarakan di kawasan pesisir Pulau Pasaran, Kotakarang, Sabtu, 18/10/2025.

Kegiatan bersih-bersih ini diikuti kurang lebih 100 peserta dan melibatkan banyak pihak.

Acara ini diinisiasi oleh Mitra Bentala yang bekerja sama dan melibatkan masyarakat pesisir, warga kelompok mangrove, pengurus bank sampah, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), AIESEC, dan Jejama.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Bandar Lampung, Joko Sulistio, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan peduli lingkungan tersebut.

Ia menegaskan kawasan pesisir seperti di Pulau Pasaran merupakan wilayah yang harus dijaga dan dilestarikan bersama.

Ia menjelaskan kegiatan ini menjadi sangat penting karena terkait langsung dengan upaya menjaga ruang terbuka hijau di Kota Bandar Lampung.

Berdasarkan data terbaru, luas ruang terbuka hijau di kota ini mengalami penurunan.

“Saat ini, ruang terbuka hijau kita hanya tersisa sekitar 4,5%. Hal ini menunjukkan bahwa banyak lahan yang telah tercemar,” jelasnya.

Karena itu, semua masyarakat perlu berperan aktif menjaga kawasan hijau dan lingkungan hidup.

Joko juga menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat.

“Tanpa peran serta masyarakat, kebutuhan ruang terbuka hijau di Indonesia tidak akan bisa terpenuhi. Mari bersama-sama, selama 20 tahun ke depan, kita penuhi ruang-ruang terbuka hijau atau kawasan lindung,” tutupnya.

Ia mengajak seluruh pihak untuk bergandeng tangan dalam mewujudkan lingkungan yang lebih hijau di Indonesia. [Anggi Dwi Raharti]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda