Bisnis

Belajar Mengelola Uang Sejak Sekolah, 100 Siswa SMKN 1 Terbanggi Besar Ikuti Jam Sosial Mengajar FIFGROUP

Belajar Mengelola Uang Sejak Sekolah, 100 Siswa SMKN 1 Terbanggi Besar Ikuti Jam Sosial Mengajar FIFGROUP

Jam sosial mengajar

Wartalampung.id, Bandarjaya – Mengelola uang bukan hanya urusan orang dewasa. Bagi pelajar, kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan, mengatur pengeluaran, serta menggunakan uang secara bijak juga menjadi keterampilan penting dalam kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut menjadi salah satu pesan yang diperoleh 100 siswa SMKN 1 Terbanggi Besar saat mengikuti Jam Sosial Mengajar yang digelar FIFGROUP Cabang Bandar Jaya, Rabu (23/9/2026). Mengangkat tema “Bijak Keuangan Mulai dari Sekolah”, kegiatan berlangsung secara interaktif dan memberikan pemahaman dasar mengenai literasi keuangan kepada peserta didik.

Program Jam Sosial Mengajar yang digelar oleh FIFGROUP adalah bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) FIFGROUP Pintar (Menyala 2026) untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi pelajar SMA/SMK di Indonesia.

Kegiatan ini berkolaborasi dengan para guru yang sebelumnya telah mengikuti Pelatihan Guru Nasional secara daring yang diadakan oleh FIFGROUP.

Guru Akuntansi SMKN 1 Terbanggi Besar, Dwi Reni Meizastuti, berhasil terpilih mengikuti seleksi program ini. Ia bertindak sebagai fasilitator dan relawan dalam kegiatan ini. Ia mengajak siswa untuk memahami pentingnya membuat keputusan keuangan secara bijak sebagai bekal untuk kehidupan sehari-hari.

Kepala SMKN 1 Terbanggi Besar, Umi Tarsih, menyambut baik kegiatan yang mempertemukan pembelajaran di sekolah dengan pengetahuan praktis dari dunia usaha tersebut.

“Literasi keuangan merupakan bekal yang penting bagi anak-anak karena mereka sudah mulai belajar mengatur uang dalam kehidupan sehari-hari. Kami mengapresiasi FIFGROUP yang telah memberikan edukasi secara langsung kepada siswa. Semoga pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan hari ini, tetapi dapat menjadi kebiasaan positif dalam kehidupan mereka,” ungkap Umi.

Dari perspektif pembelajaran kejuruan, Kaprodi Akuntansi SMKN 1 Terbanggi Besar, Eka Tutik Purwaningsih, mengatakan bahwa literasi keuangan memiliki keterkaitan dengan kompetensi yang dipelajari siswa, tetapi penerapannya juga penting bagi seluruh peserta didik.

“Literasi keuangan tidak hanya penting bagi siswa Akuntansi. Semua siswa perlu memahami bagaimana mengelola keuangan secara sederhana dan bertanggung jawab. Kegiatan seperti ini membantu anak-anak melihat bahwa apa yang mereka pelajari memiliki kaitan dengan kehidupan nyata,” jelas Eka.

Sementara itu, Kepala Cabang FIFGROUP Bandar Jaya, Mhd Irpan, mengatakan Jam Sosial Mengajar merupakan bagian dari kontribusi perusahaan melalui program CSR, khususnya pilar FIFGROUP Pintar. Program tersebut juga mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan pada bidang pendidikan.

“Kami berharap para siswa memperoleh pemahaman dasar mengenai literasi keuangan yang dapat bermanfaat bagi kehidupan mereka di masa depan. Edukasi sejak dini merupakan langkah penting agar generasi muda semakin bijak dalam mengelola keuangan,” ujarnya.

Bagi Maria Caroline, salah satu peserta, materi yang diberikan terasa dekat dengan kehidupan siswa.

“Saya mendapatkan banyak pengetahuan baru dari kegiatan ini. Ternyata mengatur keuangan bisa dimulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Kami jadi lebih memahami pentingnya menggunakan uang sesuai kebutuhan dan merencanakan pengeluaran,” ujar Maria.

Program Jam Sosial Mengajar merupakan bagian dari program CSR FIFGROUP yang sepanjang 2026 dilaksanakan melalui jaringan cabangnya di berbagai daerah untuk memperluas edukasi literasi keuangan bagi generasi muda. [Maya]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda