Turnamen basket Smanda Olympic 2025 di Universitas Teknokrat Indonesia. | Delima Kurnia Borumanik
Wartalampung.id, Bandar Lampung – SMA YP Unila tahun ini menurunkan dua tim sekaligus di ajang Turnamen Basket Smanda Olympic 2025 yang di selenggarakan di Universitas Teknokrat Indonesia, Selasa, 23/9/25.
Meski sama-sama berlatih intensif selama dua bulan penuh, hasil pertandingan kedua tim berbeda. Tim A melaju dengan kemenangan telak 44–22 atas SMAN 14 Bandar Lampung, sementara tim B harus menghentikan langkahnya pada turnamen ini setelah kalah dari SMAN 5 Bandar Lampung.
Tim A yang dipimpin Rehan Agung Alvaro berisi 11 pemain dari berbagai angkatan dimulai dari kelas 10, 11, dan 12. Sementara tim B, yang dikomandoi Bilal Ramadhansyah dari kelas 12, berjumlah 12 pemain dengan komposisi serupa.
Menurut Rehan, keberhasilan tim A dipengaruhi oleh komunikasi yang lebih cair di lapangan.
“Dibandingkan laga sebelumnya, kami jauh lebih kompak. Dari awal masuk lapangan, semua sudah percaya diri karena persiapan kami memang matang,” katanya.
Di sisi lain, Bilal Ramadansyah selaku kapten tim B YP Unila tak menampik bahwa kendala terbesar tim B terletak pada kurangnya komunikasi dan kekompakan.
Beberapa pemain masih cenderung individualis, sehingga eksekusi dari strategi yang sudah di siapkan sulit berjalan. Perbedaan angkatan juga membuat mereka kesulitan membangun kebersamaan di luar jam latihan.
Meski demikian, baik tim A maupun tim B tetap menunjukkan semangat dan solidaritas yang tinggi.
Bagi tim A, langkah selanjutnya menjadi tantangan untuk menjaga momentum kemenangan.
Rehan menuturkan bahwa timnya akan terus meningkatkan latihan dan kekompakan agar bisa menggapai target utama: juara Smanda Olympic 2025. [Delima Kurnia Borumanik]

Tinggalkan Komentar Anda