Berita Foto Opini

Bahasa Prancis dan Tren Mode yang Mendunia

Bahasa Prancis dan Tren Mode yang Mendunia

Setia Rini

Setia Rini

Oleh Setia Rini, Dosen Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Universitas Lampung

Siapa yang tidak tahu Paris? Siapa yang tidak tahu pusat mode dunia ada di Paris? Saya yakin bahwa banyak orang yang tahu betul bahwa Paris adalah pusat berbagai budaya terutama kuliner dan mode.

Tidak heran jika ada pameran yang sangat terkenal di Paris terkait dengan mode, yaitu Paris Fashion Week, sebuah ajang mode yang sangat bergengsi di dunia yang diselenggarakan dua kalia dalam setahun yaitu edisi musim semi/musim panas dan edisi musim gugur/musim dingin.

Paris berhasil menyelenggarakan fashion show pertama kali sampai dengan saat ini yang kita kenal dengan Paris Fashion Week atau Pekan Mode. Karya-karya desainer terkenal dunia biasanya tampil pada ajang tersebut. Brand-brand besar Paris seperti Chanel, Christian Dior, Yves Saint Laurent, Hermes, Louis Vuitton, pasti selalu meramaikan pameran bergengsi tersebut juga berbagai brand besar dari negara lainnya termasuk mahakarya para desainer Indonesia.     

Paris sebagai pusat mode dunia terutama di Eropa semakin mengakar kuat di bawah pemerintahan Louis XIV yang dikenal dengan julukan The Sun King/ Raja Matahari pada abad ke-17 setelah masa Renaisans mulai berlalu.

Raja Louis XIV terkenal memiliki selera yang sangat tinggi, sehingga tidak heran jika cara berpakaian Louis XIV pada masa itu sangat berkelas. Oleh karena itu, berkat Raja Louis XIV, istana banyak berinvestasi di bidang seni dan mode.

Sampai akhirnya pada abad ke-19 mulai dikenal haute couture yaitu pakaian atau busana yang dirancang dengan teknik yang tinggi. Hanya orang-orang tertentu saja yang pantas atau dapat mengenakan pakaian haute couture pada masa itu.

Sampai dengan saat ini, Paris masih menjadi pusat mode dunia selain Milan, New York, dan London.

Desain busana Paris terkenal sangat elegan, anggun, dan rapi serta simpel yang sering disebut dengan gaya chic. Bagaimanakah gaya chic orang-orang Prancis?

Tentu ini menjadi hal yang menarik untuk diketahui ya, terlebih bagi kita yang sedang mempelajari bahasa Prancis. Lagi-lagi, belajar bahasa berarti belajar budayanya, termasuk budaya berpakaian.

Khusus untuk kita yang muslim, tentu budaya berpakaian ala Prancis ini bukan untuk ditiru, melainkan hanya untuk diketahui sebagai sebuah wawasan.

Misalnya mode berbusana ala Prancis yang sangat terbuka. Cukup kita tahu bahwa ada mode-mode berbusana seperti itu, terutama pahami dan kuasai konteks serta kosakatanya sehingga dapat meningkatkan wawasan dan bahasa Prancis kita.

Salah satu upaya yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan wawasan kita terkait budaya berpakaian orang-orang Prancis, kita dapat memanfaatkan majalah-majalah fashion Prancis. Majalah-majalah tersebut dengan mudah saat ini dapat kita akses secara cepat melalui internet.

Dilansir dari Sekolah Internasional Fashion EIDM melalui web https://www.ecoledemode.fr/top-10-des-magazines-de-mode-luxe/, ada 10 majalah mode terbaik di Prancis yaitu Vogue https://www.vogue.fr/, Elle https://www.elle.fr/, Harper’s Bazaar https://www.harpersbazaar.fr/, Cosmopolitan https://www.cosmopolitan.fr/, Madame Figaro https://madame.lefigaro.fr/, Marie Claire https://www.marieclaire.fr/, Allure https://allures.paris/, GQ https://www.gqmagazine.fr/, Gala https://www.gala.fr/, dan Vanity Fair https://www.vanityfair.fr/.

Kesepuluh majalah fashion tersebut dapat kita akses melalui internet dengan sangat mudah, namun tentu saja berbahasa Prancis.

Beberapa dari majalah tersebut bisa kita temukan dalam bahasa Indonesia seperti majalah Elle Indonesia yang dapat diakses melalui link https://elle.co.id/ atau Harper’s Bazaar https://harpersbazaar.co.id/.

Ketertarikan kita pada budaya Prancis dalam hal ini adalah mode, tentu akan memudahkan kita dalam menguasai bahasa Prancis. Selain istilah gasronomi, istilah-istilah fashion juga banyak ditemukan dalam bahasa Prancis. Jadi, kita akan sangat diuntungkan dengan mempelajari tren busana di Prancis.

Misalnya beberapa istilah yang sering digunakan di bidang fashion seperti prêt-à-porter [pré a porté] yaitu pakaian siap pakai yang biasa dijual di toko-toko.

Lalu istilah à la mode [a la mod] & vogue [vog] yang artinya sedang tren, up to date; haute couture [ot kutur] pakaian khusus (dijahit dengan cara khusus, menggunakan bahan berkuliatas tinggi, & untuk kepentingan tertentu yang penting & berkelas); avant-garde [avong gard] terobosan baru, tidak mengikuti tren namun sesuatu yang baru dan inovatif; croquis [kroki] sketsa atau desain busana yang akan dibuat; chique [cik] anggun dan berkelas, menawan dan memesona; dan lain sebagainya.

Ada banyak lagi istilah mode dalam bahasa Prancis yang tentunya sangat berkaitan dalam kehidupan kita sehari-hari. Bahkan istilah-istilah bahasa Prancis tersebut tidak jarang kita temui saat ini baik pada produk-produk di dalam maupun di luar negeri.

Banyak brand lokal yang menggunakan istilah-istilah berbahasa Prancis. Atau pun juga kita temukan keterangan-keterangan lainnya pada produk busana di toko-toko ritel maupun daring juga di mal dengan menggunakan istilah atau bahasa Prancis.

Nyatanya, bahasa Prancis saat ini semakin banyak dan mudah kita temukan di mana saja ya.

Coba sekarang, tulis sebanyak-banyaknya kosakata bahasa Prancis terkait mode baik pakaian, tas, sepatu, dan berbagai aksesoris yang biasa kita kenakan sehari-hari. Menarik untuk dicoba!

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda