Setia Rini

Oleh Setia Rini, Dosen Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Universitas Lampung
Tahukah bahwa bahasa Indonesia telah diajarkan di banyak negara di dunia? Bahasa Indonesia yang diajarkan untuk orang asing disebut dengan BIPA yaitu akronim dari Bahasa Indonesia bagi penutur asing.
BIPA diajarkan di semua benua termasuk benua Eropa khususnya negara Prancis. Dilansir dari laman https://bipa.kemdikbud.go.id/jaga.php?show=viewnegara&dt=MTM0&page=1 diketahui bahwa ada 6 lembaga BIPA yang ada di Prancis dan tersebar di beberapa kampus yaitu Aix Marseille University, Institut National des Langues et Civilisations Orientales (INALCO) Paris, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Marseille, Universitas La Rochelle, Universitas Le Havre Normandie, dan Universitas MNice Sophia Antipolis.
Selain itu, ternyata BIPA juga diajarkan di banyak lembaga di Amerika Serikat yaitu sebanyak 29 lembaga dan di Jerman sebanyak 24 lembaga. BIPA tersebar luas di banyak negara dari seluruh benua di dunia.
Hal ini tentu saja menjadi angin segar bagi bangsa Indonesia untuk mempromosikan bahasa Indonesia di kancah internasional lebih kencang lagi. Nyatanya, bahasa Indonesia merupakan bahasa yang juga paling banyak digunakan di dunia seiring meningkatnya minat globat terhadap Indonesia.
Semakin banyak orang asing yang belajar bahasa Indonesia untuk berbagai tujuan baik ekonomi, politik, budaya, pendidikan juga diplomasi dan lain sebagainya.
Semakin meningkatnya minat masyarakat dunia terhadap bahasa Prancis tentu memicu pemerintah Indonesia untuk memfasilitasi lembaga-lembaga BIPA yang ada di luar negeri agar dapat menjadi sumber informasi bagi siapa pun yang berminat belajar bahasa Indonesia.
Artinya, dengan adanya lembaga-lembaga BIPA tersebut membuka peluang yang sangat besar tidak hanya untuk pemerintah Indonesia pada khususnya namun juga bagi mahasiswa asing pada umumnya.
Mahasiswa asing seperti bahasa Prancis sangat diuntungkan dengan adanya kurang lebih 6 lembaga BIPA yang ada di Prancis. Dengan bahasa Prancis yang dimiliki dan pengetahuan serta kemampuan mengajar BIPA yang dikuasai, alumni-alumni Prodi Bahasa Prancis memiliki peluang yang sangat besar untuk bisa sukses dan berhasil menjadi pengajar BIPA di Prancis.
BIPA juga banyak diajarkan di negara frankofon lainnya, sehingga tentu saja ada banyak pilihan negara lain selain Prancis yang bisa kita pilih jika kita ingin menjadi pengajar BIPA.
Data dan fakta terkait BIPA di banyak negara di dunia, harusnya dapat membuka mata kita sebagai pemelajar bahasa Prancis bahwa peluang kerja dan karier kita sangatlah luas, tidak hanya di dalam tetapi juga di luar negeri. Alumni Prodi Bahasa Prancis tidak melulu hanya menjadi pengajar bahasa Prancis itu sendiri, tetapi justru bahasa Prancis menjadi alat untuk kita mengajarkan bahasa Indonesia kepada orang asing.
Jika di Prodi Bahasa Prancis kita memperoleh Mata Kuliah BIPA untuk juga dipelajari, tentu hal tersebut sangat menguntungkan. Kita memiliki peluang yang sangat banyak, sangat luas akan masa depan karier kita di Prancis maupun di negara Frankofon lainnya.
Menjadi pengajar BIPA di Prancis akan menjadi hal yang sangat menyenangkan sekaligus membanggakan. Kita memberikan kontribusi nyata pada bangsa Indonesia melalui pengajaran BIPA yang kita lakukan.
Selain itu, kita juga menjadi agen kebudayaan bagi bangsa Indonesia yang begitu kaya. Peluang baik ini bisa didapatkan oleh siapa pun.
Kembangkan wawasan, tingkatkan pengetahuan serta kemampuan bahasa Prancis dan juga BIPA, lalu jadilah pengajar BIPA di salah satu lembaga institusi atau kampus di Prancis. []

Tinggalkan Komentar Anda