Kepala Kantor Bahasa Provinsi Lampung Desi Ari Pressanti dan anggota DPR Muhammad Kadafi. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Jakarta – Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa melalui Pusat Pengembangan dan Pelindungan melakukan kegiatan Diseminasi Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dalam Rangka Kemitraan dengan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat, Selasa, 24/9/2024 di Hotel Horison Bandar Lampung.
Pada kesempatan tersebut, anggota Komis X DPR asal Lampung Muhammad Kadafi menyampaikan bahwa kegiatan diseminasi ini merupakan salah satu cara DPR menampung aspirasi masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh 100 peserta dari unsur akademisi, dosen maupun mahasiswa. Pada kesempatan tersebut, peserta sangat antusias menyampaikan aspirasinya terkait Kamus Besar Bahasa Indonesia yang disusun oleh Badan Pengembangan dan Pembina Bahasa.
Melalui kegiatan ini peserta kegiatan mengetahui bahwa KBBI sudah dikembangkan hingga edisi VI saat ini.
Pada kesempatan tersebut, peserta kegiatan juga menanyakan apakah Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa sudah memiliki aplikasi yang dapat digunakan oleh para penulis maupun praktisi untuk menyunting bahasa Indonesia yang mereka hasilkan sebelum dimuat di jurnal maupun media massa.
Kepala Kantor Bahasa Provinsi Lampung, Desi Ari Pressanti, menjelaskan, Badan Bahasa sudah memiliki Sipebi, aplikasi penyuntingan bahasa Indonesia, yang dapat digunakan oleh penulis untuk menyunting tulisan berbahasa Indonesia.
Kepada Muhammad Kadafi, peserta kegiatan menanyakan berbagai kebijakan dan regulasi yang dibuat oleh DPR, khususnya komisi X, yang dapat meningkatkan literasi masyarakat.
Kadafi menjelaskan pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk pengembangan literasi, salah satunya dengan melakukan pemusatan pengembangan literasi melalui Perpusnas dan Badan Bahasa.
Perlu disadari bahwa masih banyak daerah di Indonesia yang belum terjangkau internet. Oleh karena itu, upaya pertama yang dilakukan adalah pemerataan pembangunan.
Selain itu, pemerintah juga mendorong tersedianya server-server internet di daerah-daerah terpencil sehingga seluruh anak Indonesia dapat memperoleh kesempatan yang sama dalam meningkatkan kemampuan literasi.
DPR RI juga baru saja menyetujui anggran untuk penyediaan ruang-ruang baca di tempat publik, seperti mal, rumah sakit, dan bandara. Dengan ini diharapkan kemampuan literasi masyarakat akan semakin meningkat.
Menjawab pertanyaan terkait upaya peningkatan literasi yang langsung menyentuh generasi muda, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Lampung menyampaikan beberapa program yang dilakukan Kantor Bahasa Provinsi Lampung.
Kantor Bahasa Provinsi Lampung melakukan pemilihan Duta Bahasa untuk membina para generasi muda agar dapat menjadi agen Kantor Bahasa Provinsi Lampung untuk memartabatkan bahasa Indonesia.
Selain itu, Badan Bahasa dan KBPL juga membuat konten kebahasaan yang dapat diakses warganet melalui media sosial Badan Bahasa maupun Kantor Bahasa Provinsi Lampung. Badan Bahasa dan Kantor Bahasa Provinsi Lampung juga menghasilkan buku-buku cerita anak yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan budaya literasi. Tahun ini KBPL menghasilkan 47 buku yang ditujukan bagi pembaca usia dini. []

Tinggalkan Komentar Anda