Nasrullah Yusuf (dua kanan) usai meneken MoA dengan Aptisi dan PT Pos Indonesia. | Dokumentasi UTI
Wartalampung.id, Batam – Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (Aptisi), PT Pos Indonesia, dan Universitas Teknokrat Indonesia meneken memorandum of agreement (MoA) dalam penyelenggaraan seminar dan dialog dengan para pakar pendidikan tinggi dan RPPP IV Aptisi 14-16 Februari 2025 di Hotel Nagoya Hill Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Maksud dan tujuan dari kerja sama ini adalah untuk melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat) yang selanjutnya dapat memberikan nilai tambah bagi perguruan tinggi swasta maupun pihak lainnya.
Acara dilaksanakan dalam bentuk seminar dan dialog dengan para pakar pendidikan tinggi dan RPPP IV Aptisi. Kegiatan ini yang ditujukan untuk meningkatkan mutu serta mengembangkan kompetensi dan sumber daya manusia dosen.
MoA ini diteken Ketua Panitia Pengarah Aptisi Dr. Po Abas Sunarya, M.Si, Executive Vice President PT Pos Indonesia Hany Sartana, dan Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE., MBA.
Rektor berharap kerja sama tiga entitas ini bisa meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Ini juga menjadi wujud komitmen Teknokrat dalam memajukan pendidikan di Indonesia.
Nasrullah mengatakan, Teknokrat terus berkomitmen menjadikan kampus menjadi sarana untuk mengakselerasi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.
Teknokrat, kata Nasrullah, bangga bisa menjadi bagian dalam kegiatan Aptisi di Kepri kali ini. Nasrullah berharap perguruan tinggi swasta makin eksis dan mampu meningkatkan kualitas pendidikannya.
Dengan demikian, ada kesetaraan dan kebanggaan mahasiswa kuliah di perguruan tinggi swasta. Sebab, capaian dan mutu lulusan bersaing dengan perguruan tinggi negeri.
Sebelumnya diberitakan, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr HM Nasrullah Yusuf SE MBA menjadi narasumber dalam Rembuk Nasional dan Rapat Pengurus Pusat-Pleno IV Aptisi di Hotel Nagoya Hill Batam, Jumat, 14/2/2025.
Tema besar yang diusung adalah “Bersama Mewujudkan Rumusan serta Pemikiran yang Terbaik untuk Kemajuan Pendidikan di Indonesia”.
Dalam paparannya, Rektor mengemukakan pentingnya dana abadi pendidikan untuk kampus swasta. Sejauh ini hanya perguruan tinggi dengan akresitasi ”unggul” yang mempunyai dana abadi.
Rapat dan pleno serta rembuk nasional ini diikuti perwakilan perguruan tinggi swasta antara lain dari Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Aceh, Sumatera Utara, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.
Pada rapat pengurus pusat pleno kali ini, Nasrullah Yusuf selain kapasitas Rektor Teknokrat juga Dewan Penasihat Aptisi Wilayah II Bandar Lampung. Ia didampingi Wakil Ketua Pengurus Harian Dr H Mahathir Muhammad SE MM yang juga Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia dan Hj Hernaini SS M.Pd (pembina Yayasan Pendidikan Teknokrat). []

Tinggalkan Komentar Anda