Agus Widodo (tengah). | Dokumentasi
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Widodo, bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Dedi Sutioso, melakukan peninjauan ke lokasi penyebab banjir di Pidada, Panjang, didampingi Camat Panjang, Lurah Pidada, serta para ketua RT di lingkungan setempat.
Dalam kunjungan tersebut, Agus Widodo meminta Dinas PU segera lakukan pembersihan drainase yang tersumbat akibat sedimentasi tanah dan sampah.
Ia menekankan, pembersihan dan perbaikan drainase harus dilakukan dengan cepat agar masalah banjir ini dapat segera teratasi.
“Mulai dari Jalan dr Agus di depan Masjid Nurul Iman, di belakang Hotel Swadek, sepanjang Gang Sumber, sepanjang Jalan Teluk Tomini, dan sepanjang Teluk Ambon secepatnya. Supaya ketika hujan turun, air tidak langsung turun ke jalan dan ke rumah rumah warga,” ujar Bendahara DPD PKS Bandar lampung itu.
Selain itu, anggota Komisi 3 DPRD Kota Bandar Lampung ini juga meminta PGN untuk memperbaiki pipa gas yang dicor di drainase Jalan Yos Sudarso karena menghalangi jalur air dari Pidada ke drainase Pelindo.
Ia menilai, ini salah satu penyebab banjir di Kelurahan Pidada Panjang.
Kepala Dinas PU Dedi Sutioso menyampaikan bahwa pihaknya telah menyusun rencana teknis dan akan menyelesaikan seluruh pekerjaan pembersihan serta perbaikan drainase di Pidada sebelum akhir bulan ini.
“Pembersihan dan perbaikan drainase di Jalan dr. Agus, Gang Sumber, sepanjang Jalan Teluk Tomini, drainase yang terhalang pipa PGN di Jalan Yos Sudarso, serta sepanjang Jalan Teluk Ambon. Kami optimistis semua bisa selesai bulan ini,” jelas Dedi.
Para RT dan warga menyambut baik dan mengapresiasi gerak cepat (gercep) ketua Fraksi PKS Kota dan Dinas PU Kota.
Warga berharap solusi ini dapat mengatasi permasalahan banjir secara tuntas.
“Terima kasih kepada Pak Agus Widodo Ketua Fraksi PKS karena pagi tadi kegiatan PIP kami menyampaikan kondisi banjir di Pidada, siangnya beliau langsung tinjau lokasi bersama Kadis PU Kota,” kata seorang tokoh di Pidada.
Dengan sinergi antara DPRD Kota, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan kondisi lingkungan akan lebih baik serta terbebas dari banjir. []

Tinggalkan Komentar Anda