Politik

Abdul Hakim Desak Indonesia Tarik Diri BOP Pimpinan Trump, Jangan Khianati Palestina!

Abdul Hakim Desak Indonesia Tarik Diri BOP Pimpinan Trump, Jangan Khianati Palestina!

Abdul Hakim

​Wartalampung.id, Jakarta – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Lampung, Abdul Hakim, memberikan peringatan keras kepada Pemerintah Indonesia untuk bersikap lebih waspada dan tidak terjebak dalam “akal bulus” kebijakan luar negeri Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump.

​Abdul Hakim menyoroti keterlibatan Indonesia dalam inisiatif Board of Peace (BOP) atau yang sering dikaitkan dengan aliansi ekonomi pimpinan AS lainnya.

Menurutnya, langkah ini berpotensi besar mencederai komitmen kemanusiaan Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina.

​Tinjau Ulang Keanggotaan

Abdul Hakim mendesak pemerintah untuk segera meninjau ulang dan menarik diri dari keanggotaan badan atau kerja sama internasional yang diprakarsai oleh Donald Trump.

Ia menilai agenda-agenda tersebut seringkali membawa misi tersembunyi yang menguntungkan hegemoni AS dan sekutunya, termasuk Israel.

​Jangan Terjebak Strategi AS

Pemerintah jangan sampai tertipu dengan janji investasi atau pembangunan ekonomi yang ditawarkan.

”Kita harus melihat siapa di balik ini. Trump telah terbukti memiliki kebijakan yang sangat bias dan merugikan kedaulatan negara-negara Muslim serta bangsa Palestina,” tegas Abdul Hakim.

​Melanggar Konstitusi

Ia mengingatkan bahwa Pembukaan UUD 1945 secara tegas menyatakan bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan.

Kebijakan yang memberi ruang bagi penguatan pengaruh pihak pendukung penjajahan Israel adalah bentuk pelanggaran terhadap semangat konstitusi negara.

​Solidaritas Palestina Harga Mati

Abdul Hakim menekankan bahwa setiap kebijakan luar negeri Indonesia harus selaras dengan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.

“Jangan sampai demi kepentingan ekonomi sesaat, kita mengabaikan darah dan perjuangan saudara-saudara kita di Palestina yang sedang berjuang melawan genosida,” tambahnya.

​ Abdul Hakim meminta Presiden dan jajaran kementerian terkait untuk tetap memegang teguh prinsip politik luar negeri bebas aktif yang bermartabat.

Indonesia harus menjadi pemimpin di kancah global yang berdiri tegak melawan segala bentuk penindasan, bukan justru mengekor pada agenda negara yang nyata-nyata mendukung penindasan di tanah Palestina.

​”Kedaulatan bangsa dan martabat kemanusiaan tidak bisa ditukar dengan nilai investasi mana pun. Indonesia harus berani berkata tidak pada agenda Trump yang merugikan dunia Islam dan Palestina.”

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda