Abdul Hakim menyerap aspirasi perajin batu bata. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Way Lima – Senator Lampung Abdul Hakim menemui pelaku UMKM dan perajin batu bata di rumah Mustaqim, Desa Sindang Garut, Kecamatan Way Lima, Pesawaran, Rabu, 28 Juli 2021. Pertemuan serap aspirasi ini ia lakukan bersama perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan pelaku UMKM.
Abdul Hakim mengingatkan agar warga tetap menjaga prokes untuk membatasi penyebaran covid-19. Pemerintah, kata dia, sedang bekerja keras untuk mengantisipasi dampak covid-19, mulai dari kesehatan, sosial, dan ekonomi. Pemerintah pun memberikan berbagai program bantuan
Abdul Hakim menjelaskan, ada banyak bidang usaha yang terkendala karena pandemi. Misalnya event organizer, trasnportasi, dan perdagangan.
Ada juga beberpa bidang usaha yang stabil seperti kesehatan, pertanian, dan lainnya. Dengan daya beli warga menurun, akan ada dampak penurunan penghasilannya.
Dia menjelaskan, pemerintah sudah memberikan BPUM sebesar Rp2,4 juta pada 2020 dan Rp1,2 juta pada tahun 2021 di tengah kondisi anggaran yang terbatas dengan jumlah UMKM yang banyak.
Begitu juga melalui lembaga keuangan dan perbankan melalui pembiayaan mikro kepada UMKM.
“Kami mengharapkan saran dan masukan dalam kesempatan ini,” ujarnya.
Siti Khadijah, penggerak UMKM, mengatakan, sekarang pupuk mahal dan langka. Ia meminta solusi agar persoalan ini selesai. Hal itu menyebabkan hasil panen menurun.”
“Padinya murah, obat-obataan mahal,” kata dia.
Sudarmina, pengusaha bata, mengatakan, ia membutuhkan peralatan produksi bata dan jambanisasi. Selain itu juga membutuhkan tambahan modal.
Wagiyati dan Irianto, perajin tapis, meminta bantuan modal dan akses penjualan. Mereka mengemukakan, covid-19 berdampak pada banyaknya anak buah yang terkendala gaji dan penjualan yang menurun.
Abdul Hakim mengatakan, sosialisasi program Kartu Petani Berjaya perlu dimasifkan karena masih banyak petani yang belum mengetahui program itu. Salah satunya untuk mengantisipasi kelangkaan pupuk dan harga yang terjangkau.
Kepada perajin batu bata, ia menyarankan agar perajin digabungkan dalam bentuk koperasi sebagai legalitas dan akses pembiayaan bagi usaha.
Agung Prasetia, anggota dewan setempat, mengatakan agar warga jangan sungkan menyampaikan saran dan aspirasi. Pihaknya siap memfasilitasi dan memperjuangkan aspirasi dan saran warga kepada Pemerintah Kabupaten Pesawaran. []
