Distribusi daging kurban ke warga Pulau Sebesi. | Dokumentasi ACT

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Relawan lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Bandar Lampung hari ini menyapa masyarakat Pulau Sebesi untuk mengantarkan daging kurban.
Relawan bertolak dari Dermaga Canti menuju Pulau Sebesi menggunakan perahu wakaf hasil penggalangan dana konser kemanusiaan peduli tsunami Selat Sunda bersama Pemerintah Daerah Provinsi Lampung yang saat ini digunakan nelayan setempat.
Kepala Program ACT Bandar Lampung Regina Locita Pratiwi mengatakan, distribusi daging kurban tahun ini menjangkau ke 17 wilayah yang terdiri dari 5 kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
Tempat-tempat itu di antaranya sentra penjualan kemplang Bumiwaras, Bandar Lampung (100 kepala keluarga/KK), Desa Hanura, Pesawaran (50 KK), Sukajaya Lempasing, Pesawaran (50 KK), dan Pondok pesantren Assalafil Ibtida Panjang Selatan, Bandar Lampung (75 KK).
Kemudian di Pekon Tanjung Rusia, Pardasuka, Pringsewu (100 KK), Mualaf Center, Gisting Tanggamus (100 KK), Huntara Way Muli, Lampung Selatan (100 KK), Desa Malang Sari, Tanjung Bintang, Lampung Selatan (75 KK), Desa Way Pring, Gisting, Tanggamus (60 KK).
Kemudian di Kampung Rawa Laut, Panjang Selatan 30 KK), Kampung Sinar Laut, Kotakarang, (30 KK), Kampung Gubug Serok, Kangkung, Bumiwaras (30 KK), Pulau Sebesi, Lampung Selatan (100 KK), Desa Bagelen, Gedong Tataan (20 KK), TPA Bakung, Bandar Lampung (150 Penerima Manfaat), Pondok pesantren Al Falah, Sinar Laut, Kota Karang, Bandar Lampung (30 Santri) dan Desa Margodadi, Padang Cermin, Pesawaran (60 KK).
Regina berharap tahun depan kembali mendistribusikan daging kurban ke pelosok Lampung hingga pedalaman dan daerah yang sulit dijangkau.
Dia juga sangat mengapresiasi sahabat dermawan. Meskipun di tengah kesulitan karena pandemi Covid-19, banyak yang menunaikan ibadah kurban.
“Semoga kita senantiasa didalam lindungan Allah dan pandemi ini dapat segera berakhir. Semangat dan kebermanfaatan kita untuk umat tidak pernah boleh berakhir,” harapnya.
Salah satu penerima manfaat asal Pulau Sebesi Hanapi mengungkapkan, tinggal di Pulau tak selalu dapat daging kurban. Dengan sulitnya akses dan minimnya hewan kurban membuat mayoritas warga tak kebagian daging kurban.
Dengan adanya penyaluran daging kurban dari ACT, tentu warga sangat bahagia.
“Kami di pulau ini jarang dapat jatah daging. Makanya terima kasih sama ACT dan donatur yang sudah kasih kami daging kurban,” ungkapnya.
Branch Manager ACT Bandar Lampung Fajar Yusuf Dirgantara menambahkan, di Global Qurban ACT, distribusi kurban kita ke berbagai pelosok Tanah Air dan dunia.
“Harapan kami tahun depan lebih banyak yang ikut berkurban karena sudah bisa ikut tabungan kurban dari sekarang di ACT Bandar Lampung,” tutupnya. []
