Rudy
Wartalampung.id, Bandar Lampung — Rangkaian proses pemilihan Rektor Universitas Lampung (Unila) periode 2027–2031 kini memasuki tahapan penting.
Setelah merampungkan agenda sosialisasi di tingkat fakultas pada 20 hingga 23 Oktober 2026, seluruh kandidat dijadwalkan menyampaikan visi, misi, dan program kerja di hadapan civitas akademika di Gedung Serba Guna (GSG) Unila pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Salah satu gagasan strategis yang siap dipaparkan secara mendalam oleh calon rektor nomor urut 4, Rudy, adalah keberanian dalam melakukan ekspansi infrastruktur fisik, khususnya percepatan realisasi pembangunan Kampus II Unila.
Dalam bincang-bincang khusus di kanal siniar Admi Syarif Institut, Rudy menegaskan pentingnya langkah antisipatif untuk memanfaatkan lahan seluas 150 hektare yang telah mengantongi sertifikat resmi atas nama Unila.
Menurut alumnus SMAN 2 Bandar Lampung itu, lahan tersebut tidak boleh dibiarkan menjadi aset tidur yang rentan terbengkalai.
“Ketika diberi amanah memimpin, percepatan pembangunan Kampus II Unila menjadi salah satu skala prioritas utama. Lahan 150 hektare tersebut sudah memiliki kepastian hukum (sertifikat), tinggal bagaimana kepemimpinan mendatang berani mengeksekusi agar kebutuhan ruang akademik masa depan Unila segera terpenuhi,” terang Rudy.
Pengamat kebijakan publik Unila, Syarief Makhya, sepakat bahwa keberadaan lahan tersebut harus direspons cepat oleh pimpinan kampus agar momentum pemanfaatannya tidak terlewatkan.
Selain pembangunan fisik Kampus II, gagasan ekspansi Rudy juga mencakup pemekaran kelembagaan, seperti mendorong pemekaran Fakultas Pertanian yang membawahkan bidang pertanian, perikanan, dan kehutanan menjadi beberapa unit fakultas mandiri guna meningkatkan efisiensi dan fokus riset.
Langkah ini ditopang oleh revitalisasi pusat-pusat studi interdisipliner di bawah koordinasi LP3M dan LP2M sebagai motor pendulang pendapatan (income generating) universitas.
Gagasan konkret pengembangan fisik dan kelembagaan ini diharapkan menjadi salah satu agenda utama yang menyedot perhatian para anggota senat dan civitas akademika dalam uji program di GSG Unila pada 28 Oktober mendatang. [Mirliana Amira]

Tinggalkan Komentar Anda