Rudy. | Ridho
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Calon Rektor Universitas Lampung (Unila) nomor urut 4, Rudy, memaparkan strategi internasionalisasi kampus melalui peningkatan reputasi akademik, penguatan penelitian, dan kolaborasi antarperguruan tinggi. Hal tersebut disampaikannya dalam pemaparan di Aula Student Center Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unila, Jumat (23/10/2026).
Rudy menjelaskan, internasionalisasi perguruan tinggi perlu didukung oleh tiga aspek utama. Aspek tersebut meliputi peningkatan reputasi internasional, pengembangan penelitian, serta penguatan kolaborasi antarlembaga.
Dalam bidang penelitian, Rudy mengusulkan dukungan pendanaan bagi dosen untuk meningkatkan reputasi akademik di tingkat internasional. Pendanaan tersebut dapat digunakan untuk membangun jejaring dengan peneliti asing dan menghasilkan publikasi bersama.
“Dalam setiap ekspertis, mereka akan membutuhkan 200 juta rupiah,” ujar Rudy dalam pemaparannya.
Menurutnya, dukungan pendanaan dapat membantu dosen memperluas kerja sama penelitian dengan perguruan tinggi luar negeri. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kontribusi akademik Unila di tingkat internasional.
Selain penelitian, Rudy menyoroti pentingnya penguatan kolaborasi institusi melalui kelas internasional dan kerja sama dengan universitas di dalam maupun luar negeri.
Ia juga mengusulkan pembentukan Unila Hub sebagai wadah kolaborasi untuk mendukung program internasionalisasi kampus.
“Unila Hub akan menjadi sektor kolaborasi dalam internasionalisasi,” ungkapnya.
Rudy turut menyinggung keberlanjutan pembangunan dan pemeliharaan fasilitas kampus. Menurutnya, perkembangan infrastruktur perlu diikuti evaluasi berkala agar fasilitas dan layanan universitas tetap sesuai dengan kebutuhan.
Ia menilai, perubahan teknologi dan perkembangan zaman menuntut perguruan tinggi untuk terus beradaptasi. Evaluasi terhadap fasilitas dan sistem yang telah berjalan juga diperlukan untuk menjaga kualitas pelayanan kampus.
Dalam pemaparannya, Rudy kembali menegaskan pentingnya kelas internasional sebagai salah satu fokus pengembangan Unila.
Menurutnya, program tersebut dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi universitas dalam jaringan pendidikan tinggi global.
Melalui strategi tersebut, Rudy mendorong pengembangan Unila yang berorientasi pada peningkatan reputasi akademik, produktivitas penelitian, dan perluasan kerja sama internasional. [Ridho Ardi Anda]

Tinggalkan Komentar Anda