Bandar Lampung

Asep Sukohar Soroti Kemandirian Finansial dan Optimalisasi Aset Kampus

Asep Sukohar Soroti Kemandirian Finansial dan Optimalisasi Aset Kampus

Asep Sukohar. | Ridho

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Calon Rektor Universitas Lampung (Unila), Asep Sukohar, menyoroti pentingnya kemandirian finansial perguruan tinggi melalui pengembangan bisnis dan optimalisasi aset kampus.

Hal tersebut disampaikannya saat berbicara di Aula Student Center Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unila, Jumat (23/10/2026).

Asep mengatakan, perguruan tinggi perlu mengikuti kebijakan pemerintah. Namun, pelaksanaannya masih menjadi tantangan karena belum semua perguruan tinggi siap menjalankan kebijakan tersebut.

“Whatever the policies are, they have to be implemented,” ujar Asep.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa perguruan tinggi perlu menyesuaikan diri dengan kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah.

Menurut Asep, pimpinan universitas juga harus memiliki kemampuan bisnis untuk mencari sumber pendapatan alternatif.

Pendapatan tersebut dapat digunakan untuk mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengembangan universitas.

“My basic is medical doctor and I have some business,” ungkapnya.

Berbekal latar belakang sebagai dokter dan pengalaman bisnis, Asep menyampaikan sejumlah gagasan untuk meningkatkan pendapatan Unila.

Salah satunya melalui pengembangan usaha restoran serta kerja sama dengan industri untuk menghadirkan peralatan medis di RSFTM.

Selain itu, ia mengusulkan pengembangan klinik spesialis dan optimalisasi seluruh aset Unila agar dapat menghasilkan pendapatan.

Menurutnya, kerja sama penelitian dan berbagai bentuk kolaborasi juga berpotensi menjadi sumber pemasukan bagi universitas.

“And then we optimize all of the assets of Unila to earn about the money,” kata Asep.

Ia menilai, pemanfaatan aset dan pengembangan peluang usaha dapat membantu universitas memperoleh sumber pendanaan tambahan. Dengan demikian, perguruan tinggi tidak hanya bergantung pada satu sumber pembiayaan.

Asep juga menekankan pentingnya persiapan modal dan perencanaan alokasi dana. Pengelolaan keuangan yang terencana dinilai diperlukan untuk mendukung keberlanjutan program dan pengembangan universitas.

Gagasan tersebut menempatkan kemandirian finansial sebagai salah satu aspek penting dalam pengelolaan Unila. Upaya itu diharapkan dapat memperkuat dukungan pendanaan bagi pendidikan, penelitian, dan kegiatan akademik lainnya. [Ridho Ardi Anda]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda