Hamzah. | Helen
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Bakal calon rektor Universitas Lampung (Unila) periode 2027–2031, Hamzah, menekankan pentingnya amanah dalam kepemimpinan serta kerja bersama untuk mendorong Unila mencapai standar internasional. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan sosialisasi bakal calon rektor dan penyampaian visi, misi, serta program kerja di lingkungan Unila, Kamis (22/10/2026).
Dalam pemaparannya, Hamzah mengaitkan konsep amanah dengan tanggung jawab seorang pemimpin. Menurutnya, amanah bukan sekadar istilah, melainkan prinsip yang harus menjadi landasan dalam menjalankan tanggung jawab kepemimpinan.
Ia menjelaskan bahwa pemahaman mengenai amanah dapat ditelusuri melalui sejarah kepemimpinan dalam Islam, termasuk bagaimana tanggung jawab kepemimpinan diteruskan setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW. Baginya, nilai tersebut relevan untuk memahami tanggung jawab seorang pemimpin dalam menjalankan mandat yang diberikan.
Hamzah juga menyoroti pentingnya menjaga amanah dalam perjalanan kepemimpinan Universitas Lampung. Ia menilai bahwa tanggung jawab tersebut harus dijalankan dengan kesungguhan dan komitmen untuk membawa universitas menjadi lebih baik.
“Amanah itu sendiri menjadi kunci. Ketika seseorang menerima amanah, maka ada tanggung jawab yang harus dijalankan,” ujar Hamzah.
Selain persoalan amanah, Hamzah menyoroti upaya Unila dalam mencapai standar internasional. Menurutnya, cita-cita tersebut membutuhkan kerja keras, kolaborasi, dan komitmen bersama dari seluruh unsur universitas.
Ia menegaskan, pencapaian standar internasional membutuhkan kualitas penyelenggaraan pendidikan dan berbagai aktivitas akademik, harus benar-benar memenuhi standar yang diakui secara global.
“Kita memang membutuhkan kerja keras dan kerja bersama untuk mencapai standar internasional. Bukan hanya soal label, tetapi kegiatan dan kualitasnya juga harus kuat,” ujarnya.
Hamzah juga mengingatkan pentingnya pembaruan dan penyesuaian terhadap perkembangan zaman. Menurutnya, universitas perlu terus memperbarui sistem, program, serta kualitas layanan akademik agar tidak tertinggal dari perkembangan pendidikan tinggi di tingkat global.
Baginya, upaya mewujudkan Unila yang berstandar internasional harus menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pimpinan universitas. Dukungan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan seluruh sivitas akademika diperlukan agar target tersebut dapat dicapai secara nyata.
Melalui pemaparan visi dan program kerjanya, Hamzah menempatkan amanah kepemimpinan, kolaborasi, serta peningkatan kualitas menuju standar internasional, sebagai isu penting dalam pengembangan Universitas Lampung ke depan. [Helen Meldiana]

Tinggalkan Komentar Anda