Politik

Hari Santri, Abdul Hakim: Benteng Moral, Penjaga Keberlangsungan Kepemimpinan Umat dan Negara

Hari Santri, Abdul Hakim: Benteng Moral, Penjaga Keberlangsungan Kepemimpinan Umat dan Negara

Abdul Hakim

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Daerah Pemilihan Lampung, Abdul Hakim, menegaskan bahwa peringatan Hari Santri harus menjadi momentum penguatan fondasi bangsa, bukan sekadar seremonial tahunan.

Hakim menekankan pentingnya peran santri dan pondok pesantren (ponpes) dalam menjaga moral serta memastikan keberlangsungan regenerasi kepemimpinan umat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut Hakim, santri masa kini dituntut untuk menjadi pribadi yang adaptif tanpa menanggalkan karakter keislaman yang kuat.

Pendidikan pesantren saat ini dinilai telah lengkap karena memadukan ilmu agama, sains duniawi, kemampuan manajerial, hingga pengembangan teknologi.

“Tanggung jawab masa depan akan jauh lebih berat. Oleh karena itu, santri harus siap menjadi fondasi yang kokoh bagi bangsa ini dan berada di garda terdepan sebagai motor perubahan di tengah masyarakat,” ujar Abdul Hakim dalam keterangan persnya terkait Hari Santri.

Selain menyoroti peran santri, Senator Lampung ini juga memberikan catatan khusus bagi tata kelola pondok pesantren.

Ia mendorong ponpes untuk terus bergerak progresif dan menerapkan manajemen kelembagaan yang lebih rapi dan profesional seiring dengan perkembangan zaman.

Secara tegas, Hakim juga mengingatkan seluruh pengelola pesantren untuk menjaga marwah institusi dengan mengantisipasi isu-isu negatif.

“Pihak pesantren harus berikhtiar maksimal agar hal-hal seperti kekerasan di dalam lingkungan ponpes tidak terjadi lagi. Marwah pesantren harus dijaga bersama,” pungkasnya.

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda