Rudy. | Mirliana
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Rangkaian sosialisasi Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Lampung (Unila) periode 2027–2031 di hari kedua ini menggelar pemaparan program di Gedung Dekanat Fakultas Pertanian, Rabu (21/10/2026).
Kemarin di Fakultas Hukum dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
Acara ini dimulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB dengan pemaparan visi-misi dari para kandidat selama 7 menit mulai pukul 09.30 WIB yang diawali oleh calon nomor urut 3.
Pada sesi tanya jawab dua termin pukul 10.10 WIB, kepastian status dan peningkatan kesejahteraan tenaga kependidikan (tendik) non-ASN mencuat menjadi aspirasi utama civitas akademika, sebelum rombongan kandidat melanjutkan sosialisasi ke FMIPA pada pukul 13.30 WIB.
Ikhsan, dari bagian perencanaan Fakultas Pertanian yang mewakili tendik non-ASN, mempertanyakan komitmen konkret para kandidat mengenai kejelasan nasib pegawai non-ASN.
”Saya mewakili dari tendik non-ASN, Pak. Saya ingin menanyakan nasib kami, apakah ada hal-hal atau skema yang disiapkan untuk membuat kesejahteraan bagi tendik non-ASN?” ujar Ikhsan.
Menanggapi pertanyaan tersebut, bakal calon rektor nomor urut 4, Rudy, memberikan jawaban konkret berupa solusi skema payung hukum pegawai badan layanan umum (BLU) Unila untuk menjamin kesetaraan tunjangan dan hak pegawai.
”Pegawai BLU ini diperbolehkan oleh peraturan perundang-undangan karena Unila berstatus BLU. Ini yang seharusnya menjadi wadah bagi teman-teman dosen dan tendik non-ASN. Melalui rekrutmen Pegawai BLU Unila, Bapak dan Ibu akan mendapatkan penampilan tunjangan yang sama dan hak yang sama dengan ASN, CPNS, maupun P3K,” terang Rudy.
Acara sosialisasi ini merupakan bagian penting dari tahap penyaringan Pilrek Unila periode 2027–2031.
Pada 28 Oktober 2026 penyampaian program kerja bakal calon rektor di hadapan sivitas akademika yang dilaksanakan di GSG.
Kemudian Senat Unila dijadwalkan menilai dan menetapkan tiga calon rektor dalam rapat senat tertutup pada 29 Oktober 2026.
Pemilihan rektor dijadwalkan pada November–Desember 2026, sedangkan penetapan dan pelantikan rektor terpilih diagendakan pada 18 Januari 2027. Meskipun demikian, jadwal masih bersifat tentatif. [Mirliana Amira]

Tinggalkan Komentar Anda