Kesya Safwana. | Gandol Fotografer
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Model berbakat asal Lampung, Kesya Safwana, secara resmi telah mengakhiri masa jabatannya sebagai Putri Karya Remaja Lampung.
Momen purnatugas ini menandai genap satu tahun penuh perjalanan Kesya dalam mengemban amanah dan menjalankan berbagai program kerja kepemudaan yang inspiratif di bawah naungan Putri Karya Remaja Lampung.
Kesya mengakui, kontes kecantikan (pageant) ini yang pertama yang pernah ia ikuti sepanjang karier modelingnya.
Alumnus SMAN 9 Bandar Lampung tersebut mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas segala proses pendewasaan yang ia lalui selama setahun terakhir.
“Saat pertama kali melangkah, saya tidak pernah membayangkan akan mendapatkan begitu banyak pengalaman, pelajaran, dan kesempatan untuk berkembang seperti yang saya rasakan selama ini,” ujar Kesya saat merefleksikan perjalanannya.
Bagi Kesya, mengenakan mahkota selama satu tahun penuh telah memberikan cara pandang baru mengenai esensi seorang pageant queen. Ia menilai bahwa gelar dan atribut luar bukanlah poin utama, melainkan nilai kebermanfaatan yang dibawa.
“Dari perjalanan ini, saya belajar bahwa sebuah mahkota bukan hanya tentang gelar yang dikenakan, melainkan tentang tanggung jawab, keberanian, dan bagaimana kita memaknai setiap kesempatan yang diberikan,” tambahnya.
Selama menjabat, Kesya Safwana dikenal aktif turun ke masyarakat melalui berbagai aksi sosial, mulai dari membagikan ilmu public speaking dan motivasi kepercayaan diri ke sekolah-sekolah, hingga melakukan aksi berbagi keceriaan di panti asuhan.
Baginya, selesainya masa jabatan ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah gerbang baru untuk melangkah lebih jauh.
“Bagi saya, mengakhiri masa jabatan bukan berarti kehilangan sesuatu, melainkan menyimpan sebuah cerita yang akan selalu menjadi bagian dari diri saya. Saya bersyukur pernah dipercaya mengemban gelar ini,” tutuba Kesya penuh haru.
Ia pun berharap seluruh modal pengalaman dan ilmu yang didapatnya selama satu tahun ini dapat menjadi fondasi kuat untuk terus menelurkan karya-karya positif di masa depan.
Menurutnya, meskipun masa jabatan memiliki batasan waktu, esensi dari pelajaran dan kenangan berharga tersebut akan terus melekat dan menuntun langkahnya ke depan demi memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. []

Tinggalkan Komentar Anda